8 Siswa SD Korban Penganiayaan Wali Murid Diperiksa Polisi

didampingi orang tua delapan siswa korban penganiayaan wali murid di Mapolres Situbondo(1)

didampingi orang tua delapan siswa korban penganiayaan wali murid di Mapolres Situbondo (foto : zaini zain)

SITUBONDO- Delapan siswa Sekolah Dasar yang menjadi korban penganiayaan, menjalani pemeriksaan di Mapolres Situbondo, kemarin. Didampingi orang tua mereka masing-masing, delapan siswa SD tersbeut diminta keterangan penyidik perlindungan perempuan dan anak.

Delapan siswa SDN 2 Gunung malang, Kecamatan Suboh, melapor jadi korban penganiaan seorang wali murid berinisial U. Ironisnya, aksi penganiayaan itu konon dilakukan di dalam kelas. Dari delapan siswa tersebut sebagian masih kalas IV, sebagian lagi kelas V.

Aksi penganiayaan anak di bawah umur itu terjadi 25 Oktober lalu. Pemicunya, bermula saat anak pelaku pulang ke rumahnya dalam keadaan menangis. Saat itu ia konon mengaku dikeroyok teman di sekolahnya. Dari sinilah wali murid berinisial U itu kalap dan mendatangi sekolah, selanjutnya memukuli delapan siswa tersebut satu persatu.

Menurut Jausi, orang tua salah satu siswa korban penganiayaan, dari delapan siswa korban penganiayaan ada empat orang siswa paling parah. Akibat dipukuli bagian pipin empat siswa tersebut membengkak selama dua hari.

Oleh karena itu, Jausi bersama wali murid siswa korban penganiayaan lainnya, meminta aparat kepolisian menuntaskan kasus tersebut.

 

Zaini Zain

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *