2019 Operator Pengelolaan Pariwisata Situbondo Sudah Tersentral

0
180
BhasaFM
Bupati Situbondo Dadang Wigiarto (foto: Zaini Zain)

Situbondo- Bupati Situbondo Dadang Wigiarto memastikan, operator manajemen pariwisata akan rampung sebelum akhir tahun 2018 ini. Pernyataan ini diungkapkan Bupati usai menghadiri acara Bursa Inovasi Desa di GOR Baluran, Selasa (17/10) kemarin.

Saat ini ada beberapa destinasi wisata belum dikelola Pemkab Situbondo, salah satunya pantai tampora. Hingga kini semua retribusi masuk ke pantai tampora masih dikelola Perhutani KRPH Probolinggo.

Menurut Dadang Wigiarto, sejak Januari 2019 mendatang operator destinasi wisata sudah tersentral di Pemkab Situbondo. Dengan demikian, MoU pengelolaan wisata dengan pihak-pihak terkait harus rampung sebelum akhir tahun.

BACA JUGA :  Semua Fraksi di DPRD Situbondo Dukung Usulan Bupati OPD Untuk Hemat Anggaran

Dadang menambahkan, pengelolaan destinasi wisata bukan hanya jadi tanggung jawab Dinas Pariwisata saja. Namun SKPD yang terlibat membangun harus juga mengelolanya. Dadang mencontohkan kampung blekok. Karena yang membangun Dinas Lingkungan Hidup, maka harus ikut bertanggung jawab mengelolanya.

Data yang diterima Bhasa menyebutkan. Saat ini ada beberapa destinasi wisata yang harus diselesaikan MoU pengelolaannya dengan Perhutani, seperti pantai tampora dan kawasan wisata Sikasur di lereng gunung Argopuro.