70 ribu 657 Warga Miskin Situbondo Terima Bantuan Pangan Non Tunai

0
225
BhasaFM
penyaluran bantuan (1/11) (foto: Zaini Zain)

Situbondo- Untuk pertama kalinya warga miskin di Situbondo menerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). di Situbondo,70 ribu 657 Warga Miskin menjadi penerima Bantuan Pangan Non Tunai.

Program BPNT ini merupakan pengganti bantuan raskin. Dinas Sosial akan menyalurkan bantuan secara bertahap melalui Kecamatan masing-masing. Kamis (1/11) pagi kemarin, penyaluran di lakukan di Kantor Kecamatan Situbondo. Ada 1.700 warga menerima Bantuan Pangan Non Tunai.

Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai disalurkan melalui ATM bernama Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).  Setiap warga penerima tinggal menukarkan ATM tersebut ke warung elektronik atau e-waroeng.

Koordinator penyalur BPNT, Firman Arif mengatakan, setiap warga penerima mendapat bantuan sebesar 110 ribu rupiah setiap bulannya. Selanjutnya, penerima tinggal menukarkannya ke e-waroeng yang sudah ditunjuk Dinas Sosial Situbondo.

Firman Arif menjelaskan, uang 110 ribu di ATM tersebut tak bisa dicairkan dalam bentuk uang cash, melainkan hanya bisa ditukarkan ke e-waroeng untuk mendapat sembako berupa beras dan telur.

BACA JUGA :  Pemkab Situbondo Kirim Personil Gabungan Bantu Penanganan Korban Erupsi Gunung Semeru

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Situbondo, Lutfi Joko Prihatin, mengatakan, warga penerima bantuan bisa menukarkan uang di ATM ke e-waroeng setiap tanggal 25 hingga akkhir bulan.

Menurut Lutfi, saat ini sudah 114 e-waroeng yang ditunjuk Dinas Sosial bertugas menyalurkan bantuan Pemerintah. Melalui program ini kata Lutfi, tidak akan ada pemotongan mengingat bantuan disalurkan melalui ATM.

Lutfi mengaku, jumlah penerima Bantuan Pangan Non Tunai di Situbondo mencapai total 70 ribu 657 orang. Idealnya tersedia 284 E-Waroeng, karena setiap e-waroeng melayani 250 orang. Namun untuk pertama kalinya, saat ini baru tersedia 114 e-waroeng.