Acara Haul Majemuk Pendiri dan Pengasuh Pondok Pesantren Sukorejo Digelar di Gelora Ibrahimy

0
29
bhasafm
Acara Haul majemuk pendiri dan pengasuh pondok pesantren Salafiyah-Syafi'iyah Sukorejo (Foto: Zaini Zain)

Situbondo- Haul Majemuk pendiri dan pengasuh pondok pesantren Salafiyah-Syafi’iyah berlangsung istimewa. KHR. Ahmad Azaim Ibrahimy menyebut untuk pertama kalinya acara haul ditempatkan di Gedung Olahraga  atau Gelora Ibrahimy.

Kiai Azaim dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada  semua pihak yang telah turut mensukseskan kegiatan haul majemuk pendiri dan pengasuh ponpes Salafiyah-Syafi’iyah Sukorejo.

“Ada banyak pihak yang ikut mensukses kegiatan haul ini. Mereka berhari-hari mempersiapkan kegiatan ini. Kalau banyak kekurangan kami mohon maaf,” ujar Kiai Azaim, Rabu 22 Desember 2021.

Menurut Kiai Azaim, acara haul merupakan salah satu acara istimewa di pondok pesantren Sukorejo, karena haul majemuk menjadi media bersilaturrahim sesama alumni dan silaturrahim dengan para pendahulu yaitu pendiri dan pengasuh pondok pesantren.

Kiai Azaim mengutip dawuh KHR. As’ad Syamsul Arifin, bahwa pesantren Salafiyah-Syafi’iyah Sukorejo ini merupakan barokahnya haul. Oleh karena itu, melalui acara haul tersebut, Kiai Azaim mengajak undangan yang hadir, untuk mendo’akan acara Muktamar NU di Lampung berjalan lancar dan sukses, mengingat wasiat Kiai As’ad agar santri dan alumni pondok pesantren Sukorejo  berkhidmad untuk NU.

BACA JUGA :  Pembangunan Mushalla DPRD Situbondo Habiskan Anggaran Ratusan Juta

“Mari kita juga melakukan Muktamar disini dengan cara yang lain yaitu dengan cara berdoa, bermunajat semoga proses Muktamar yang dimulai hari berjalan baik. Kalau prosenya baik akan lahir kepengurusan yang baik. Membawa maslahah dan menyejukan untuk  meneguhkan nilai-nilai Islam Aswaja,” ujarnya.

Sementara itu, sebagai tradisi pondok pesantren Salafiyah-Syafi’iyah Sukorejo, bahwa setiap acara haul diikuti dengan hadiah pembacaan Surat Alqur’an  dan surat Al Ikhlas. Untuk jumlah total pembacaan surat al-Qur’an sebanyak 46 ribu 521 kali, sedangkan pembacaan surat al Ikhlas sebanyak 502 juta 681 kali.

Reporter: Zaini Zain