Ada Pelajar Terlibat Peredaran Narkoba, Kapolres Ajak Masyarakat Aktif Bantu Polisi

0
134
bhasafm
Kapolres Situbondo AKBP Andi Sinjaya saat menggelar jumpa pers peredaran narkoba (Foto oleh Zaini Zain)

Situbondo- Kapolres Situbondo AKBP Andi Sinjaya menyebut adanya peningkatan peredaran narkotika jenis sabu dan obat terlarang di Kabupaten Situbondo. Ironisnya, meningkatnya peredaran narkoba tersebut mulai menyasar keterlibatan kalangan pelajar.

Menurut Kapolres, Satreskoba telah menangkap sembilan tersangka selama dua bulan terakhir ini. Ada anak usia pelajar 16 hingga 18 tahun terlibat jaringan peredaran narkoba di Kabupaten Situbondo. Dari Sembilan tersangka tersebut hanya satu terlibat penyalahgunaan obat terlarang.

“Ada tren peningkatan peredaran narkoba di Kabupaten Situbondo. Perlu kerjasama semua pihak untuk mempersempit peredaran narkoba yang mulai menyasar kalangan pelajar,” ujarnya saat menggelar jumpa pers, Senin, 7 Maret 2022.

Kapolres menambahkan, selain menetapkan sembilan tersangka, Satreskoba Polres Situbondo juga mengamankan barang bukti berupa 3,92 gram narkoba jenis sabu serta 5000 butir obat terlarang jenis pil trex.

BACA JUGA :  Kapolres Situbondo Pimpin Tradisi Siram Bunga Sambut Anggota Polisi Baru

“Ini BB (Barang Bukti) yang kita amankan sejak Januari hingga Februari 2022. Untuk tersangkanya sebanyak 9 orang termasuk anak usia pelajar,” ujarnya.

Kapolres menambahkan, adanya tren peredaran sabu-sabu menjadi perhatian serius kepolisian. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat agar ikut berperan aktif membantu  polisi mencegah peredaran narkoba. Kapolres meminta masyarakat melapor kalau melihat atau mengetahui adanya transaksi narkoba.

“Kami akan terus melakukan sosialisasi bahaya narkoba ini. Kami akan menggandeng semua elemen termasuk organisasi pemerintah dari Kabupaten hingga pemerintah desa,” tuturnya.

Reporter: Zaini Zain