Situbondo, bhasafm.co.id- Komisi III DPRD Kabupaten Situbondo menyoroti minimnya alokasi anggaran pemeliharaan Penerangan Jalan Umum (PJU) yang dinilai menjadi penyebab utama banyaknya lampu jalan mati di sepanjang jalur pantura pada Selasa (29/9/2026).
Ketua Komisi III DPRD Situbondo, Arifin, menjelaskan bahwa alokasi pemeliharaan PJU saat ini hanya bernilai sekitar Rp800 juta, padahal kebutuhan ideal untuk perawatan serta penggantian komponen di lapangan diperkirakan mencapai Rp5 miliar per tahun.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, DPRD memastikan bakal menambah anggaran perbaikan PJU pada Perubahan APBD (P-APBD) tahun ini, termasuk pengadaan satu unit mobil truk *skylift* guna menjangkau PJU di area tinggi.
Selain masalah pemeliharaan, DPRD juga mendorong efisiensi tagihan listrik PJU yang sebelumnya mencapai Rp21 miliar per tahun agar dapat ditekan hingga Rp15 miliar melalui proses validasi titik penerangan oleh Dinas Perhubungan.
Berdasarkan pantauan di lapangan, mayoritas lampu penerangan jalan sepanjang 155 kilometer dari Kecamatan Banyuglugur hingga Banyuputih tidak berfungsi, sehingga dikeluhkan warga karena memicu kerawanan di jalur utama logistik tersebut.









