Babysitter Penculik Anak Majikan Terancam Hukum 15 Tahun Penjara

0
42
bhasafm
Babysitter penculik anak majikan saat diamankan ke Mapolres Situbondo (Foto: Zaini Zain)

Situbondo- Polres Situbondo telah menetapkan Anita, babysitter penculik anak majikannya menjadi tersangka. Wanita 38 tahun asal Desa Jambearum, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, terancam hukuman 15 tahun penjara.

Kasi Humas Polres Situbondo, Iptu Ahmad Sutrisno mengatakan, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka akan dijerat pasal 76F jounto pasal 83 Undang-Undang Nomor Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

“Ancaman hukuman bagi pelaku memang cukup tinggi. Sesuai UU Perlindungan Anak tersangka bisa dijatuhi hukuman minimal 3 tahun dan maksimal 15 tahun penjara,” ujarnya, Selasa, 28 Desember 2021.

Seperti diketahui, Anita menculik Jocelyn VC yang tak lain anak majikannya yang masih berusia 18 bulan. Ia membawa kabur  balita tersebut dari rumah majikannya di Kecamatan Mangaran, Sabtu malam.

Saat membawa kabur anak majikannya itu aksi pelaku terekam kamera CCTV. Dari sinilah orang tua korban melapor polisi untuk melacak keberadaan pelaku. Anita diamankan Polisi saat mengendong anak majikannya di jalan PB Sudirman depan Kantor Pemkab Situbondo.

Selama menjalani pemeriksaan di unit perlindungan perempuan dan anak Polres Situbondo terungkap, tersanga yang belum genap satu bulan bekerja mengaku nekat menculik anak majikannya, karena disuruh guru spiritualnya asal Jawa Tengah bernama Mbah Idris dan Mbah Fais.

Dua orang guru spiritual itu menyuruhnya menculik anak majikannya karena dilatar belakangi sakit hati. Konon, dua orang itu pernah menghubungi tersangka menggunakan ponsel majikannya dan mendapat perlakukan kurang baik.

Dua orang guru spiritual itu diduga jadi dalang atas penculikan anak majikan tersebut, karena mereka mengancam tersangka akan terjadi musibah terhadap anaknya sendiri kalau tak mau menuruti perintahnya. Kini, tim Jatanras Polres Situbondo sedang memburu dua orang guru spiritual tersebut.

“Kami sudah perintahkan tim Jatanras untuk memburu dua orang berinisial ID dan FA. Mudah-mudahan segera tertangkap,” kata Kasat Reskrim Polres Situbondo, AKP Dedi Ardhy Putra, melalui rilis tertulis sehari sebelumnya.

Reporter: Zaini Zain