Situbondo, bhasafm.co.id- Satpol PP Pemerintah Kabupaten Situbondo menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) bagi Tim Pemberantasan Barang Kena Cukai (BKC) Ilegal, Selasa (21/4/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas petugas dalam menekan peredaran rokok ilegal yang tercatat semakin tinggi di wilayah Situbondo.
Kasi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Kantor Bea Cukai Jember, Ulfa Alfiah, menyatakan bahwa penguatan SDM Satpol PP sangat krusial karena mereka merupakan garda terdepan dalam aksi penindakan di lapangan. Melalui pelatihan ini, diharapkan koordinasi antara Bea Cukai dan pemerintah daerah menjadi lebih solid.
Langkah ini diambil seiring dengan kenaikan target penindakan Kantor Bea Cukai Jember tahun ini menjadi 3 juta batang rokok ilegal.
Target tersebut mencakup tiga wilayah kerja utama, yaitu Jember, Bondowoso, dan Situbondo. Khusus untuk Situbondo, target penindakan terus dinaikkan setelah pada tahun sebelumnya berhasil melampaui angka 100 persen dengan jumlah barang bukti yang terus meningkat secara signifikan.
Kepala Satpol PP Kabupaten Situbondo, Sruwi Hartanto, menyebutkan bahwa sebanyak 25 peserta mengikuti Bimtek yang berlangsung selama dua hari di Aula Pasir Putih, Bungatan.
Peserta tersebut terdiri dari 23 petugas Satpol PP dan dua orang petugas pemadam kebakaran (Damkar). Sruwi menegaskan bahwa peningkatan kapasitas ini adalah investasi penting agar tim memiliki pengetahuan yang mumpuni dalam mengidentifikasi dan menindak barang kena cukai ilegal secara efektif dan prosedural.









