BMKG Larang Aktifitas Pelayaran, Pelabuhan Jangkar Tutup Sementara Penyebrangan

0
Bhasafm
Suasana di Pelabuhan Jangkar ( foto: Zaini Zain )

Situbondo- Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika, mengingatkan para nelayan waspada potensi gelombang tinggi, akibat adanya pusat tekanan rendah di Samudera Hindia Selatan Jawa Timur.

BMKG mengingatkan risiko tinggi keselamatan pelayaran. Para nelayan,  kapal tongkang, kapal fery, kapal kargo dihimbau waspada kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter.

Pengelola Pelabuhan Jangkar menutup sementara penyebrangan ke sejumlah kepulauan di Sumenep Madura, menyusul adanya peringatan cuaca esktrem dari BMKG.

BACA JUGA :  Hari Pertama Puasa, Bupati Situbondo dan Wabup Blusukan Salurkan Bantuan Paket Sembako

Menurut UPT Pelabuhan Jangkar, Djoni Karyadi, BMKG tidak mengijinkan aktifitas penyebrangan karena cuaca buruk dan berpotensi terjadinya gelombang tinggi.

“Berdasar surat pemberitahuan dari BMKG) Surabaya, Jawa Timur maka penyebrangan kami tutup sementara,” ujarnya, Rabu, 24 Februari 2021.

Data yang diterima Bhasa menyebutkan. Ada dua kapal feri melayani penyebrangan dari pelabuhan Jangkar ke sejumlah kepulauan di Sumenep Madura, yaitu  KMP Dharma Kartika dan KMP Satya Kecana.

Reporter: Zaini Zain