Coklit Data Pemilih Pakai APD, Petugas PPDP Dikira Satgas Covid-19

0
Bhasafm
Pakai APD-Petugas PPDP melakukan coklit data pemilih di Desa Blimbing, Kecamatan Besuki, Situbondo (foto: Zaini Zain)

Situbondo- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Situbondo,  mengerahkan 1.270 Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP). Para petugas ini bekerja dengan protokoler kesehatan Covid-19 saat door to door  mendatangi rumah warga.

Para PPDP dilengkapi Alat Pelindung Diri (APD). Sebelumnya juga mereka sudah dilakukan rapid test untuk memastikan tidak ada yang suspek virus Corona. Namun ada cerita unik saat PPDP datang ke rumah warga, karena dikira tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19.

Salah seorang petugas PPDP di wilayah barat yang enggan disebut namanya mengaku, ada beberapa warga menutup pintu rumahnya karena mengira Satgas Covid-19. Kemungkinan warga khawatir, karena semua penyelenggara termasuk Bawaslu yang ikut PPDP melakukan Coklit menggunakan APD.

BACA JUGA :  Ketua DPRD Situbondo Apresiasi Gerak Cepat Polres Tangani Penyerangan Rumah Warga

 “Saya baru nyampek dan baru mau bertanya, pemilik rumah langsung nutup pintu. Setelah dijelaskan baru dibuka kembali,” katanya seorang PPDP, Minggu, 19 Juli 2020.

Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Situbondo, Marwoto mengatakan, pelaksanaan Coklit data pemilih berlangsung sejak 15 Juli hingga 13 Agustus.

“Untuk mamastikan warga Situbondo sudah terdaftar bisa melihat di link lindungihakpilihmu.kpu.go.id” katanya