Data Terbaru Ditemukan 122 Warga Situbondo Terjangkit HIV AIDS, Penularan Tertinggi Terjadi di Lokalisasi

0
Bhasafm
Programer HIV AIDS Dinas Kesehatan Situbondo, Heriyawan (foto: Zaini Zain)

Situbondo- Dinas Kesehatan Situbondo mencatat ada 122 orang di Situbondo mengidap HIV AIDS, sejak Januari hingga Juni 2020. Jumlah ini dipastikan akan bertambah hingga akhir tahun nanti.

Tak hanya menimpa kaum lelaki, penyakit HIV AIDS juga menimpa ibu-ibu rumah tangga. Dari jumlah 122 orang pengidap HID AIDS baru, sebanyak 64 orang laki-laki serta 58 penderita perempuan.

Menurut Programer HIV AIDS Dinas Kesehatan Situbondo, Heriyawan, penyebab tertinggi penularan HIV AIDS dari pasangan yang tertular di luar rumah. Selanjutnya tertular di lokalisasi, serta tertular melalui jarum suntik bagi pengguna narkoba.

“Jadi secara umum penyebaran tertinggi melalui hubungan lawan jenis. Ada yang tertular dari pasangannya. Ada pula karena hubungan seks bebas di lokalisasi,” katanya, Rabu, 22 Juli 2020.

BACA JUGA :  Uji Coba CFD di Jalan Irian Jaya Sekaligus Sambut Rombongan Gowes Gubernur Jatim

Heriyawan menambahkan, dari 122 penderita HIV AIDS ini sekitar 60 persen ibu rumah tangga. Selebihnya, berprofesi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), serta aparat keamanan, buruh, pedagang dan ada pula masih sebagai mahasiswa.

Heriyawan menambahkan, penderita HIV AIDS yang tercatat di Dinas Kesehatan Situbondo, mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Tahun 2017 ada 160 penderita. 2018 meningkat menjadi 171 penderita dan di tahun 2019 meningkat drastis menjadi 287 orang penderita.

“Tahun ini baru kita deteksi 122 hingga bulan Juni ini. Mudah-mudahan jumlahnya tidak melebihi tahun sebelumnya” ujarnya.