Dua Hari Bertambah 44 Pasien Baru Covid-19, Situbondo Kembali Berstatus Resiko Sedang

0
Bhasafm
Update jumlah pasien Covid-19 per 20 September 2020

Situbondo- Penyebaran penyakit Corona di Situbondo kian mengkhawatirkan. Selama dua hari ini ada tambahan 44 pasien baru terkonfirmasi positif Covid-19. Kian bertambahnya pasien Corona ini menyebabkan Kabupaten Situbondo yang sebelumnya masuk zona kuning berubah jadi zona oranye.

Satgas Pemrov Jawa Timur menaikan status penyebaran Covid di Kabupaten Situbondo menjadi status resiko sedang dari sebelumnya yang sudah status resiko ringan. Status sedang  satu strip dari zona merah atau berstatus resiko tinggi.

Untuk hari Sabtu kemarin, ada tambahan 23 pasien baru terkonfirmasi positif Corona. Dari jumlah tersebrut sebanyak 18 pasien masuk  klaster pabrik rokok Probolinggo. Sebanyak 18 pasien tersebut merupakan karyawan pabrik rokok berasal dari beberapa Kecamatan di wilayah.

Sedangkan Minggu kemarin, ada tambahan pasien baru lagi sebanyak 21 orang, berasal dari kelurahan Dawuhan Situbondo sebanyak enam orang. Kecamatan Besuki dan Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, masing-masing empat orang. Selanjutnya, Kecamatan Suboh dua orang, serta Kecamatan Mangaran, Panarukan, Jangkar, Bungatan dan Kendit, masing-masing satu orang pasien.

Selama dua hari ini tambahan pasien baru terbanyak berasal dari Kecamatan Besuki. Sabtu kemarin ada delapan pasien sedangkan Minggu kemarin ada tambahan empat pasien. Saat ini, jumlah total pasien Corona di Kecamatan Besuki sebanyak 59 orang pasien. Pasien Corona di Kecamatan Besuki melonjak pesat berada di urutan Ketiga, setelah Kecamatan Situbondo sebanyak 96 orang dan Kecamatan Panji sebanyak 86 orang.

BACA JUGA :  Luncurkan Golden Wood Coffee, Menteri PPN Ingin Kopi Kayumas Situbondo Jadi Industri

Menurut juru bicara Satgas Covid-19 Situbondo, Dadang Aries Bintoro, dengan adanya tambahan pasien baru maka jumlah total pasien Covid-19 di Situbondo menjadi 476 orang. Selain itu, ada tambahan juga pasien Covid meninggal menjadi 36 orang.

Dadang menambahkan, ada 57 pasien masih menjalani perawatan, terdiri dari 27 pasien rawat inap di rumah sakit, 25 pasien isolasi mandiri serta lima orang pasien di rawat di gedung observasi.

“Ada juga tambahan 18 pasien sembuh. Dengan begitu jumlah total pasien sembuh menjadi 383 orang pasien,” katanya, Minggu 20 September 2020.

Dadang mengaku, untuk pasien klaster pabrik rokok Probolinggo, Dinas Kesehatan Situbondo terus berkomunikasi dengan pihak perusahaan, agar karyawan asal Situbondo yang terpapar Corona mendapatkan bantuan.

“Intinya kami meminta pihak perusahaan memperketat protokol kesehatan Covid, menyediakan alat transportasi khusus bagi karyawan, serta tidak ada pemutusan kerja bagi karyawan asal Situbondo yang terkonfirmasi positif,’ ujarnya.