Fraksi PPP Nilai Keputusan Paripurna Tolak Usulan Pembentukan Pansus Dana Covid Langgar Tatib

0
Bhasafm
Zaerozi, Ketua Fraksi PPP (foto: Zaini Zain)

Situbondo- Usulan pembentukan Pansus dana Covid-19, seolah jadi bola panas saat rapat paripurna, Jum’at kemarin. Rapat paripurna sempat memanas, karena fraksi pengusung terlibat silang pendapat dengan fraksi lain yang menolak.

Ada tiga fraksi jadi inisiator pengusul pembentukan pansus dana Covid sebesar 25 miliar, yaitu  Fraksi PPP, Gerindra serta Fraksi PDIP. Namun usulan ketiga fraksi tersebut kandas, karena ada tiga fraksi lain di DPRD Situbondo tidak setuju, yaitu FPKB, Demokrat dan Golkar.

Menurut Ketua Fraksi PPP, Zaerosi, keputusan rapat paripurna menolak usulan pembentukan pansus dana Covid dinilai offside karena tak sesuai Tatib. Rapat paripurna bukan untuk menyetujui atau menolak, melainkan hanya mengumumkan surat masuk adanya usulan pembentukan pansus.

“Ini jelas tidak sesuai dengan Tatib Pasal 106 ayat 3 dan 4 karena disitu sudah diatur prosedur tahapannya,” kata Zaerozi, Jum’at 5 Juni 2020.

BACA JUGA :  Tingkat Kesembuhan Pasien Corona Tinggi, Kabupaten Situbondo Kembali Masuk Zona Kuning

Zaerozi menambahkan,  usulan pembentukan pansus itu merupakan hak setiap anggota dewan. Sesuai ketentuan pansus diusulkan minimal tujuh anggota DPRD dari tiga fraksi.  Ia mengaku, prosedur usulan pansus dibacakan melalui Paripurna, setelah para pengusul menyampaikan usulannya kepada pimpinan DPRD.

Selanjutnya, usulan itu di bahas melalui rapat Banmus untuk memberikan pertimbangan sekaligus mengagendakan paripurna lanjutan. Anehnya kata Zaerozi,  usulan baru dibacakan di paripurna, Banmus sudah rapat duluan dan ada keputusannya.

“Nah ini sudah ada keputusan Banmus padahal usulan baru dibaca. Seharusnya saat rapat paripurna lanjutan baru diputuskan apakah usulan pembentukan Pansus Covid diterima atau ditolak,” terangnya.

Menurut Zaerozi, sebagai pengusul Fraksi PPP, PDIP dan Gerindra akan mengkaji pelanggaran Tatib tersebut. Yang pasti kata Zaerozi, masyarakat harus tahu bahwa fraksi pengusung sudah berjuang di DPRD Situbondo untuk kepentingan kemanusian di tengah pandemi corona.

“Kami sudah berjuang, biar masyarakat yang menilai siapa memperjuangkan kepentingan masyarakat,” katanya.