Gakkumdu Mulai Selidiki Dugaan Pelanggaran Iklan Berlogo Pemkab Bergambar Calon Bupati

0

Situbondo- Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Situbondo, mulai menangani iklan cukai rokok yang mencantumkan foto calon Bupati Yoyok Mulyadi. Iklan cukai rokok berlogo Pemkab Situbondo tersebut ditayangkan di salah satu media cetak 6 Oktober lalu.

Dalam iklan cukai rokok tersebut mencantumkan foto Bupati Situbondo Dadang Wigiarto dan menyertakan foto Calon Bupati Yoyok Mulyadi, yang sebelumnya memang menjabat Wakil Bupati.

Koordinator Gakkumdu, Fitrianto mengatakan, Gakkumdu memproses iklan cukai rokok itu setelah sebelumnya melakukan kajian dan ditemukan ada dugaan unsur pelanggaran di dalamnya. Sebagai tahap permulaan pihaknya  meminta keterangan tiga orang saksi.

“Tiga orang saksi yang kita panggil hari  ini terdiri dari dua saksi dan satu saksi pelapor,” katanya, Senin, 12 Oktober 2020.

Fitrianto yang juga Komisioner Bawaslu Situbondo menambahkan, pihaknya meminta keterangan saksi untuk mendalami kemungkinan ada unsur dugaan pidana pemilu dalam kasus iklan cukai rokok tersebut. Oleh karena itu, Gakkumdu mengagendakan pemeriksaan saksi terlapor hari ini.

BACA JUGA :  Ada Tambahan 12 Pasien Terkonfirmasi Positif Corona, Enam Pasien Dari Kecamatan Panji

Menurut Fitrianto, pihaknya butuh waktu lima hari untuk memastikan ada tidaknya unsur pidana pemilu di dalam iklan cukai rokok yang bersumber dari DBHCT atau Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau.

“Ini masih bersifat dugaan. Gakkumdu akan memproses lebih lanjut jika memang ditemukan adanya unsur pidana pemilu,” ujarnya.

Gakkumdu dibentuk untuk menangani kasus pidana Pemilu beranggotakan Bawaslu, Kepolisian dan Kejaksaan. Gakkumdu menangani laporan dugaan pelanggaran iklan cukai rokok, karena ikut menyertakan foto Calon Bupati yang telah ditetapkan KPU Situbondo 23 September 2020.