Gencar Razia Wajib Masker, Warga Terpapar Corona Terus Bertambah

0
Bhasafm
Aparat gencar operasi wajib masker, pasien Corona di Situbondo kian meningkat (foto: Zaini Zain)

Situbondo- Ditengah gencarnya aparat melakukan razia wajib masker, jumlah warga terkonfirmasi positif Covid-19 di Situbondo terus bertambah. Saat ini ada tambahan 10 pasien baru positif terpapar Corona. Dengan begitu jumlah total warga Situbondo terkonfirmasi positif menjadi 389 orang.

Tak hanya itu, jumlah pasien Corona meninggal dunia juga bertambah. Ada dua pasien Corona yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit dilaporkan meninggal. Saat ini, jumlah total pasien Covid meninggal dunia di Situbondo menjadi 26 orang.

Dua pasien meninggal itu rata-rata sudah lanjut usia yaitu EM (66) asal Kecamatan Mlandingan dan TR (60) asal Kecamatan Panarukan. Untuk EM masih berstatus suspect karena hasil tes PCRnya belum turun. Sedangkan TR sudah dinyatakan terkonfirmasi positif. EM memiliki penyakit bawaan diabetes sedangkan TR memiliki penyakit penyerta yaitu paru-paru dan juga diabetes.

Juru bicara Satgas Covid-19 Situbondo, Dadang Aries Bintoro, mengatakan, saat ini ada tambahan 10 pasien baru terkonfirmasi positif Corona. Mereka berasal dari Desa Widoropayung dan Desa Besuki, Kecamatan Besuki, sebanyak empat orang. Sedangkan enam pasien lainnya berasal dari Desa Sumberejo, Kecamatan Banyuputih. Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji. Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur. Desa Olean, Kecamatan Situbondo. Desa Asembagus dan Desa Lamongan, Kecamatan Arjasa.

BACA JUGA :  Tiga Alap-Alap Pencuri Sapi Dibekuk Polisi

“Kami sudah terima hasil PCR 10 pasien baru tersebut. Ada juga tambahan dua pasien sembuh berasal dari Kecamatan Besuki,” katanya, Senin, 14 September 2020.

Dengan bertambahnya 10 pasien baru tersebut, maka jumlah total pasien Covid-19 di Situbondo menjadi 389 orang, terdiri dari  332 pasien sembuh, 26 pasien meninggal, serta 31 pasien sedang menjalani perawatan. Sebanyak 18 pasien di rawat di rumah sakit, tujuh pasien isolasi mandiri, serta enam pasien menjalani perawatan di gedung observasi.