Guru MAN 2 Situbondo Positif Covid-19, Sekolah Ditutup Sementara

0
Bhasafm
STERILISASI: Petugas BPBD Situbondo melakukan penyemprotan disinfektan di sekitar rumah guru MAN 2 Situbondo yang terpapar Covid-19 (foto: Zaini Zain)

Situbondo- Kegiatan Belajar Mengajar tatap muka di MAN 2 Situbondo ditutup sementara, menyusul salah seorang gurunya dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19. Kemenag Situbondo meliburkan aktifitas sekolah untuk mencegah penularan Covid kian meluas.

Tak hanya itu, Kemenag juga telah melakukan rapid test terhadap 28 orang guru MAN 2. Hasilnya dua orang guru dinyatakan reaktif. Kini dua orang guru tersebut masih menunggu hasil tes Swab.

Menurut Kepala Kemenag Situbondo, Misbahul Munir, pihaknya menutup sementara MAN 2 hingga satu minggu kedepan. Kemenag akan terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, untuk mengetahui perkembangan penyebaran Covid-19 di MAN 2.

“Kami tutup sementara sekolah selama satu minggu kedepan untuk mencegah penularan kian meluas,” katanya, Selasa, 24 November 2020.

BACA JUGA :  Kami Anak Punk Peduli Kemanusian

Sementara itu, juru bicara Satgas Covid-19 Situbondo, Dadang Aries Bintoro, meminta masyarakat mematuhi protokol kesehatan, mengingat ada peningkatan penularan Covid sejak beberapa pekan terakhir ini.

Dadang mengatakan, Saat ini ada tambahan lagi 14 pasien baru terkonfirmasi positif serta dua pasien meninggal. Total pasien Covid di Situbondo sebanyak 911 pasien, sedangkan pasien meninggal bertambah menjadi 81 orang pasien.

“Kami Satgas terus bergerak melakukan pengawasan terutama di tempat keramaian, karena paling sulit menertibkan kerumunan massa di pusat perekonomian,” terangnya.

Data yang diterima Bhasa menyebutkan. Saat ini masih ada 73 pasien menjalani perawatan medis,  terdiri dari 28 pasien di rawat di rumah sakit, 41 pasien isolasi mandiri serta tiga pasien isolasi di pusat karantina di gedung observasi kawasan objek wisata pasir putih.