Jurus “Deplomasi” Bung Karna Hadapi Silang Pendapat Antar Fraksi di DPRD Situbondo

0
Bhasafm
Bupati Situbondo, Bung Karna bersama Ketua DPRD, Edy Wahyudi, menunjukan nota kesepemahaman KUA PPAS APBD 2021 di Kantor DPRD Situbondo, Rabu, 3 Maret 2021 ( foto: Zaini Zain )

Situbondo- Bupati Situbondo, Bung Karna, menjawab deplomatis perbedaan pandangan antar fraksi di DPRD Situbondo, saat paripurna pengesahan nota kesepahaman KUA PPAS APBD 2021.

Menurut Bung Karna, saling silang pendapat serta semua masukan dan saran akan tetap diperhatikan. Hanya saja, semua pihak harus memahami kondisi APBD 2021 yang dinilai kurang sehat. APBD 2021 hanya sebesar 1, 7 triliun atau turun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 1,8 triliun.

“Semua saran, semua masukan pasti kami perhatikan. Tapi harus dipahami kondisi APBD kita saat ini,” katanya kepada wartawan ditemui usai rapat paripurna, Rabu, 3 Maret 2021.

Menurut Bung Karna, dengan keterbatasan APBD saat ini, porsi pembangunan harus tetap menjadi prioritas. Kepentingan publik harus tetap didahulukan, mengingat masih banyak pembangunan infrastruktur yang harus dibenahi. Bahkan masih banyak jalan poros desa yang belum tersentuh pembangunan.

BACA JUGA :  Bupati Situbondo dan Wakil Bupati Bagikan Paket Sembako ke Desa Kayumas

Bung Karna menambahkan, selain masalah pembangunan, saat ini pemerintah sedang fokus menangani Covid-19. Refocusing anggaran sebesar 60 miliar untuk penanganan Covid, tentu akan sangat mempengaruhi postur APBD 2021.

“Kita juga fokus mengatasi Covid, tapi disisi yang lain pemerintah harus tetap mensejahterakan rakyat, salah satunya melalui program pembangunan yang harus mendapat porsi lebih banyak” katanya.

Lebih jauh Bung Karna menegaskan, kedepan tugas pemerintah harus kembali menyehatkan APBD, dengan cara memaksimalkan potensi yang ada. Penerimaan  PAD (Pendapatan Asli Daerah) harus terus digenjot untuk menyeimbangkan penggunaan anggaran.

“Sesuai pesan Gubernur Jawa Timur, potensi daerah harus dimaksimalkan. PAD harus digenjot untuk mengimbangi APBD yang belum sehat,” terangnya.

Reporter: Zaini Zain