Kemensos Salurkan Bantuan Sosial Tunai, Ada PNS Ikut Terdaftar Jadi Penerima

0
Bhasafm
Bansos-Kemensos mulai salurkan bantuan sosial tunai di Kabupaten Situbondo (foto: Zaini Zain)

Situbondo- Kementerian Sosial RI mulai mencairkan Bantuan Sosial Tunai bagi 39.014 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Situbondo. Kekhawatiran penyaluran bantuan tidak tepat sasaran akhirnya terbukti. Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) ikut terdaftar sebagai penerima.

PNS bernama Yuanita Kusuma Wardani, mengembalikan undangan penerima BST, saat penyaluran bantuan berlangsung di belakang Kantor Pemkab Situbondo, Senin kemarin. PNS yang berprofesi sebagai bidan itu meminta Dinas Sosial mengalihkan bantuan kepada warga membutuhkan.

Bhasafm
Salah Sasaran-Seoang PNS mengembalikan bantuan sosial tunai karena merasa tak berhak (foto: Zaini Zain)

Menurut Yuanita, dirinya baru kali ini mendapat bantuan, karena sebelumnya tak pernah mendapat bantuan sosial apapun. Yunita mengembalikan Bantuan Sosial Tunai karena dinilai salah sasaran.

BACA JUGA :  Tak Ada Unsur Pelanggaran Pilkada, Bawaslu Hentikan Proses Laporan Iklan Cukai Tembakau

Dikonfirmasi terpisah, Bupati Situbondo, Dadang Wigiarto, mengatakan, Pemkab Situbondo hanya menfasilitasi pencairan bantuan. Sumber data Bantuan Sosial Tunai berasal Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) milik Kemensos RI.

Menurut Dadang, adanya temuan PNS ikut terdata jadi penerina BST akan menjadi bahan evaluasi bersama. Kemensos perlu mamadukan data dengan data DTD-AKP atau Data Tunggal Daerah Analisis Kemiskinan Partisipatif.  DTD-AKP milik Pemkab Situbondo dinilai akan lebih valid, karena selalu diperbaharui setiap tahunnya,

Sementara itu, Kemensos akan mencairkan bantuan sosial tunai kepada 39.014 warga Situbondo. Penyaluran bantuan dilakukan sejak kemarin hingga 31 Mei mendatang. Penyaluran pedata BST dilakukan di Kelurahan Patokan. Ada 514 keluarga menerima bantuan sebesar 600 ribu.