Komisi II DPRD Situbondo Nilai Gugus Tugas Tak Serius Tangani Pasien Karantina di Pasir Putih

0
Bhasafm
KUNGKER-Komisi II DPRD Situbondo melakukan kunjungan kerja melihat penanganan pasien karantina di hotel Sidomuncul 1 pasir putih (foto: Zaini Zain)

Situbondo-Karantina puluhan pasien positif covid di hotel Sidomuncul 1 pasir putih, ternyata tak mendapatkan penanganan khusus.  Gugus Tugas juga tak tegas memberlakukan protokol kesehatan Covid, karena para pasien masih berbaur.

Komisi II DPRD Situbondo mendapat laporan saat melakukan kunjungan kerja ke pasir putih. Hingga kemarin, para pasien ternyata belum menerima hasil Swab. Para pasien mengaku tidak tahu secara pasti statusnya sedang positif atau reaktif.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Situbondo, Hadi Prianto, mengatakan, pihaknya tidak mendapat penjelasan penanggung jawab 35 pasien yang sedang menjalani karantina di pasir putih. Sebab masalah penyediaan makanan, Gugus Tugas menyerahkannya  ke Direktur Perusda Pasir Putih. Sedangkan kesehatannya dibantu petugas medis dari Puskesmas Bungatan.

Menurut Hadi, dirinya mendapat laporan para pasien tidak tahu statusnya dirinya, karena belum menerima hasil Swab. Karena ketidak tahuannya tersebut para pasien masih sering berkumpul. Bahkan pasien yang satu kerap kali bermain ke kamar hotel pasien lainnnya.

BACA JUGA :  Swalayan MQ 2 Resmi Dibuka

“Katanya banyak warga keluar masuk tempat karantina. Tentu ini sangat berbahaya,” ujarnya.

Selain itu kata Hadi,  karena keterbatasan sarana dan prasana, galon air yang tersedia hanya berjumlah empat. Empat galon tersebut dipergunakan pasien bersama-sama.

“Habis dipergunakan pasien yang satu diganti pasien lainnya, ini gimana?, terang Hadi

Oleh karena itu kata Hadi, karantina puluhan pasien tersebut sebenarnya tidak menyelesaikan masalah, jika penanganannya dilakukan asal-asalan. Bahkan dirinya mendengar, karyawan pasir putih juga terlibat menyiapkan makanan pasien.  

“Hal itu sangat berbahaya karena mereka (karyawan), tidak memiliki pengetahuan yang cukup tentang penanganan pasien Corona,” imbuhnya.