KPU Sebut Tingkat Kehadiran Pemilih Mencapai 74 Persen

0
Bhasafm
Tes suhu tubuh: Seorang anggota Linmas mengetes suhu tubuh pemilih sebelum masuk ke TPS di Desa Jetis, Kecamatan Besuki (foto: Zaini Zain)

Situbondo- Meski pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Situbondo 9 Desember kemarin sempat diguyur hujan, namun tak menyurutkan masyarakat datang ke TPS. Mereka tetap antusias menggunakan suaranya.

Menurut Ketua KPU Situbondo, tingkat kehadiran pemilih mencapai 74 persen lebih. Dengan begitu, tingkat kehadiran pemilih sudah mendekati estimasi KPU yaitu 75 persen dari jumlah total DPT atau Daftar Pemilih Tetap.

“Alhamdulillah tingkat kehadiran luar biasa sudah mendekati estimasi nasional,” kata Marwoto, 10 Desember 2020.

Marwoto mengatakan, selama proses pencoblosan berlangsung tidak ada pasien Covid menggunakan hak pilihnya. Padahal ada puluhan pasien sedang menjalani isolasi mandiri maupun isolasi di pusat karantina.

BACA JUGA :  Milad LPMI Yang Ke-6

“Tidak ada dari mereka yang mengurus surat pindah mencoblos bagi pasien yang sekarang sedang isolasi di pusat karantina pasir putih,” terangnya.

Marwoto menambahkan, untuk pengembalian kotak suara dari masing-masing KPPS tidak ada kendala termasuk dari sejumlah TPS terpencil seperti padukuhan Merak, Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih. Saat ini semua kotak suara sudah diamankan di gudang logistik PPK.         

“Untuk yang dari merak sudah sampai di PPS pukul 21.00. Mereka menerjang ombak untuk menyerahkan hasil penghitungan suara di TPS ke PPS kemudian diserahkan ke PPK,” ujarnya.