Menteri Edhy Prabowo Dorong Masyarakat Berbudidaya

0
Bhasafm
Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Edhy Prabowo ikut panen lobster di kampung kerapu (foto: Zaini Zain)

Situbondo- Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo, memuji Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP). Saat ini budidaya ikan payau telah berhasil membudidayakan berbagai jenis ikan, seperti berbagai jenis ikan kerapu serta ikan lobster.

Selain mengunjungi BPBAP, Menteri Kelautan dan Perikanan beserta rombongan, juga ikut memanen ikan Lobster di kampung kerapu Dusun Gundil, Desa Klatakan, Kecamatan Kendit.

Menurut Edhy Prabowo, budidaya ikan payau sangat bagus dan hanya satu-satunya di Indonesia. Untuk memenuhi target 10 persen budidaya, pemerintah mendorong masyarakat untuk budidaya ikan.

“Budidaya disini (BPBAP) sudah sangat canggih. Untuk jenis ikan kerapu saja sudah dikembangkan jadi berbagai jenis,” kata  Edhy Prabowo, Kamis, 9 Juli 2020

BACA JUGA :  Sekelompok Pemuda “Pendekar” Pencak Silat Bentrok Dengan Warga, Lima Orang Terluka

Selain itu, Edhy  Prabowo juga mengakui telah mencabut Peraturan Menteri No 56 tentang larangan ekspor bibit lobster, karena peraturan yang dibuat di era Menteri Susi Pudjiastuti tersebut dinilai merugikan masyarakat nelayan.

Menurut Edhy Prabowo, melalui pencabutan Permen 56 tersebut, maka kran ekspor bibit lobster kembali dibuka mengingat potensinya cukup bagus di Indonesia.

“Semangatnya mendorong masyarakat berbudidaya. Jika suatu saat hasilnya melimpah, ya harus kita ekspor dengan batasan yang sudah diatur,” ujarnya.

Edhy Prabowo menambahkan, pemerintah tidak akan membatasi siapapun untuk berbudidaya, asalkan mengikuti  ketentuan aturan yang sudah ada termasuk kontrol ekspor lobster.

“Kita buka ekspor tentu dengan berbagai aturannya termasuk pengendalian lingkungannya,” katanya.