Misteri Kematian Mantan TKW Terungkap, Pelakunya Kekasih Gelapnya

0
Bhasafm
Dikeler-Pelaku pembunuhan mantan TKW usai menjalani pemeriksaan di Mapolres Situbondo setelah tertangkap di tempat persembunyiannya di Jember (foto: Zaini Zain)

Situbondo- Misteri kematian Sutini, mantan TKW asal Desa Demung, Kecamatan Besuki, yang ditemuakan tewas mengenaskan awal Mei lalu akhirnya terungkap. Pelakunya ternyata kekasih gelapnya sendiri karena dipicu sakit hati.

Sutini ditemukan meninggal di rumahnya dengan luka mengenaskan di bagian kepalanya. Polres Situbondo telah menangkap pelakunya bernama Syaiful Hadi, (41), warga  Desa Blitok, Kecamatan Bungatan.

Syaiful dibekuk tim resmob Polres di tempat persembunyiannya di Kecamatan Sukowono Jember, dini hari kemarin. Selain menangkap tersangka, Polisi juga mengamankan barang bukti berupa linggis yang dipergunakan tersangka menghabisi nyawa korban.

Penangkapan Syaiful itu sekaligus mengungkap teka-teki kematian korban. Tersangka ternyata kekasih gelap korban dan sudah berpacaran sejak Januari lalu. Tersangka mengaku nekat menghabisi nyawa korban, dipicu sakit hati karena hubungan asmaranya belakangan ini kurang ditanggapi.

Merasa hubungannya sudah mulai tak sejalan, tersangka meminta uang yang pernah dipinjamkan kepada korban sebesar 1 juta 250. Tersangka mendatangi korban di rumahnya, karena mengaku kesal di telepon berulangkali tak diangkat.

BACA JUGA :  Bertambah 14 Orang Lagi, Karyawan PT PMMP Positif Corona Jadi 37 orang

Tak ada yang melihat saat tersangka masuk ke rumah korban, karena tersangka lewat pintu belakang sehabis buka puasa. Saat rumah korban sedang sepi,  karena kedua anaknya sedang tak di rumah. Tersangka semakin emosi karena korban disebut-sebut tak mau bayar hutangnya, padahal tersangka mendengar korban baru mendapat kiriman uang dari suaminya yang masih bekerja di Malaysia.

Kepada polisi, Syaiful Hadi mengaku memukul kepala korban sebanyak dua kali hingga meregang nyawa di dalam kamarnya sendiri. Tersangka memukul kepala korban dari arah belakang menggunakan linggis yang sudah dipersiapkan. Sebelum kabur usai menghabisi nyawa korban, tersangka sempat mengambil perhiasan kalung emas yang dikenakan korban.

Menurut Syaiful, selama menjalin hubungan asmara dengan tersangka, dirinya sudah empat kali datang ke rumah korban, dengan cara lewat pintu belakang tanpa diketahui tetangga sekitar. Tersanga menyembunyikan sepeda motornya di areal persawahan.