Paparkan Program di Depan Kader Partai Demokrat, Bung Karna Bicara Lapangan Pekerjaan Hingga Kartu Guru Ngaji

0
Bhasafm
Bung Karna paparkan program jika terpilih jadi Bupati untuk terwujudkan masyarakat Situbondo Berjaya (Berakhlak, Sejahtera, Adil dan Berdaya) (foto: Zaini Zain)

Situbondo- Bakal Calon Bupati Situbondo Karna Suswandi, memaparkan program-programnya saat menghadiri ulang tahun Partai Demokrat, Selasa kemarin. Di hadapan kader Partai Demokrat, Bung Karna memaparkan program lapangan pekerjaan hingga kartu insentif guru ngaji.

Menurut Bung Karna, dirinya memiliki pengalaman panjang di birokrasi. Saat jadi Kepala Dinas PUPR di Kabupaten Lumajang, Bung Karna memiliki program “Ngapling” yaitu singkatan dari Ngaspal keliling. Jika menerima laporan masyarakat ada jalan berlobang, pihaknya langsung melakukan pengaspalan maksimal 3x 24 jam atau tiga hari setelah menerima laporan.

“Saya dan istri asli warga Situbondo cuma jadi ASN di luar Situbondo,” katanya, Selasa,15 September 2020.

Bung Karna mengaku, jika terpilih jadi Bupati dirinya menyiapkan program untuk membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya melalui program “Nyara Investasi”   (Nyaman dan Ramah Berinvestasi). Dirinya akan mempermudah berbagai proses perijinan agar para investor mau menanamkan modalnya di Situbondo.

Menurutnya, jika banyak pengusaha berinvestasi maka akan tumbuh perusahaan-perusahaan baru di Situbondo, sekaligus akan menyerap pekerja sebanyak-banyaknya. Jika masyarakat sudah memiliki pendapatan, itu artinya  akan semakin banyak uang beredar di Situbondo, perekonomian akan tumbuh dan daya beli masyarakat semakin tinggi.

BACA JUGA :  Tak Setuju Harga Pembebasan Jalan Tol, Bupati Persilahkan Warga Ajukan Gugatan ke Pengadilan

Masih tentang iklim dunia investasi, Bung Karna mengaku ingin membuat terminal petikemas, agar ekspor barang bisa dilakukan dari Situbondo. Terminal petikemas ini sekaligus sebagai pemantik bagi investor, agar tertarik menanamkan modalnya, karena keberadaan petikemas bisa menghemat biaya operasional perusahaan.

“Kalau sekarang sudah ada, berarti tinggal dioptimalkan lagi agar keberadaannya berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat,”sambungnya.

Selain itu, Bung Karna mengaku memiliki program kartu guru ngaji. Melalui kartu tersebut akan memudahkan pencairan insentif guru ngaji. Para guru ngaji tak perlu lagi dikumpul-kumpulkan hanya untuk menerima insentif seperti yang selama ini terjadi.

Bung Karna menambahkan, selain insentif bagi guru ngaji dan guru madrasah diniyah, dirinya juga mempersiapkan program revitalisasi sarana dan prasana madrasah, pondok pesantren maupun  Masjid dan Mushallah.

“Semua madrasah, pondok pesantren maupun tempat ibadah dari ujung barat sampai ujung timur harus mendapat perhatian pemerintah tanpa harus dibeda-bedakan,” sambungnya disambut tepuk tangan kader Partai Demokrat.

Lebih jauh Bung Karna mengatakan, dirinya juga memiliki program pendidikan gratis tanpa harus ada iuran apapun yang dapat membebani wali murid. Dirinya juga mempersiapkan program bagi nelayan dan petani.

“Untuk program nelayan dan pertanian kami sudah menetapkan master plannnya. Intinya, nelayan dan petani harus sejahtera. Setidaknya tidak kebingungan cari pupuk atau ikan terjual dengan murah saat tangkapan melimpah,” pungkasnya.