Pasien Corona Meninggal Bertambah Lagi Jadi 32 Orang, Pasien Positif Bertambah Jadi 421 orang

0
Bhasafm
Data sebaran pasien Covid di setiap Kecamatan di Situbondo pertanggal 17 September 2020

Situbondo- Kinerja Satgas Covid-19 mulai dipertanyakan. Pasalnya, penyebaran Covid di Situbondo kian mengkhawatirkan. Tak hanya pasien terkonfirmasi positif  terus bertambah setiap harinya, pasien Corona meninggal dunia juga terus bertambah.

Kali ini ada tambahan lagi dua pasien Corona meninggal dunia menjadi 32 orang. Dua pasien meninggal tersebut berasal dari Kecamatan Panji dan Kecamatan Arjasa. Ironisnya, selain pasien meninggal dunia terus bertambah, laju pasien terkonfirmasi positif juga kian tak terbendung. Saat ini ada 10 pasien baru terkonfirmasi positif Covid-19. Dengan demikian, jumlah total pasien Corona di Situbondo menjadi 421 orang.

Menurut juru bicara Satgas Covid-19, Dadang Aries Bintoro, pihaknya sudah menerima hasil PCR 10 pasien baru tersebut. Mereka tersebar di lima di Kecamatan.

“Selain kami menerima hasil PCR pasien baru terkonfirmasi positif, kami juga menerima hasil PCR satu pasien sembuh,” katanya melalui keterangan tertulis, Kamis, 17 September 2020.

Untuk 10 pasien baru berasal dari kelurahan Mimbaan dan Desa Curah Jeru, Kecamatan Panji sebanyak tiga orang.  Desa Bloro, Desa Besuki dan Desa Blimbing, Kecamatan Besuki sebanyak tiga orang. Ada juga tambahan dua pasien baru di Desa Silomukti, Kecamatan Mlandingan, serta Desa Trigonco Kecamatan Asembagus dan Desa Tanjung Kamal, Kecamatan Mangaran masing-masing satu orang pasien.

BACA JUGA :  Ada Tambahan 12 Pasien Terkonfirmasi Positif Corona, Enam Pasien Dari Kecamatan Panji

Saat ini, ada 45 pasien Corona sedang menjalani perawatan, terdiri dari 16 rawat inap di rumah sakit, 22 orang pasien isolasi mandiri serta tujuh orang pasien dirawat di gedung observasi. Sebanyak 344 pasien sembuh serta 32 pasien meninggal dunia.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD Situbondo, Abdur Rahman meminta Satgas fokus melakukan pencegahan untuk membendung laju penyebaran Covid. Menurut Abdur Rahman, Satgas telah diberi kewenangan cukup besar melakukan percepatan penanganan Covid. Selain diberi kewenangan secara regulasi, Satgas juga mendapat pos anggaran APBD yang cukup besar.