Polres Situbondo Tetapkan Dukun Pemerkosa Pasiennya Jadi Tersangka

0
Bhasafm
Kapolres Situbondo AKBP Sugandi (foto: Zaini Zain)

Situbondo- Polres Situbondo menetapkan seorang dukun cabul menjadi tersangka. Polres juga membentuk tim khusus untuk memburu tersangka yang diketahui telah melarikan diri.

Dukun cabul berinisial ARF, (40) asal Grujukan Bondowoso, melarikan diri setelah perilaku bejatnya dilaporkan pasiennya berinisial A (30) ke Mapolres Situbondo.

Seperti diberitakan sebelumnya, dukun Cabul ARF mengaku bisa menyembuhkan penyakit lambung yang diderita korban. Sang dukun meminta korban yang juga tinggal di Bondowoso, bertemu di salah hotel di Pasir Putih dengan dalih akan melakukan pengobatan, 21 Juli lalu.

Korban datang ke hotel tidak sendirian melainkan bersama sang suami. Sesampainya di hotel, korban dan sang dukun bertemu dan ternyata sudah memesan kamar juga. Satu kamar hotel di tempati suami korban, sedangkan satu kamar hotel lagi ditempati sang dukun melakukan praktek pengobatan.

BACA JUGA :  Pasien Covid Meninggal Jadi 42 orang, Terbanyak di Kecamatan Panji dan Situbondo

Di dalam kamar hotel itulah sang dukun itu memasukan sebutir telur ke alat vital korban dengan alasan untuk pengobatan. Tak hanya itu, sang dukun juga melakukan perbutan tak senonoh memaksa korban berhubungan badan.

Dalam pemeriksaan terungkap, korban yang telah dinodai sang dukun, ternyata masih dimintai uang pengobatan sebesar 300 ribu rupiah. Uang jasa medis tersebut konon diantar korban ke rumah sang dukun keesokan harinya setelah peristiwa pecabulan dan pemerkosaan di hotel pasir putih.

Menurut Kapolres AKBP Sugandi, Saat ini pihaknya masih memburu tersangka. Tersangka akan dijerat Pasal 285 KUHP subsider Pasal 290 KUHP, tentang pemerkosaan dan tindakan cabul, dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

“Kami menetapkan sang dukun jadi tersangka setelah penyidik memeriksa korban dan tiga orang saksi. Selain itu, penyidik juga sudah mengamankan sejumlah barang bukti” terangnya, Senin 03 Agustus 2020.