Santri Kembali ke Pesantren Sukorejo Dilakukan Secara Bertahap Dengan Protokol Kesehatan Covid

0
BhasaFM
Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo.(Foto: Zaini Zain)

Situbondo- Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, menjadwal santri kembali ke pondok pesantren secara bertahap dimulai sejak 1 hingga 25 Juli 2020. Sebelum kembali ke pesantren, para santri harus melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing selama 14 hari.

Menurut Sekretaris Pesantren, Lora Ahmad Fadhoil, selain melakukan isolasi mandiri terlebih dahulu di rumah, para santri harus melakukan pemeriksaaan kesehatan serta membawa masker saat kembali ke pondok.

“Ada mekanisme yang diatur panitia penyambutan santri kembali ke pondok dan  selanjutnya dikoordinir pengurus IKSASS alumi di daerah masing-masing,” kata Lora Ahmad Fadhoil.

Lora Fadhoil mengaku, para santri tidak diperkenankan kembali ke pesantren ikut angkutan umum, melainkan naik angkutan rombongan yang disiapkan pengurus IKSASS alumni masing-masing sesuai jadwal secara bertahap.

BACA JUGA :  Tetap Boleh Mencoblos, KPU Jamin Hak Suara Pesien Covid

“Untuk santri yang sedang sakit tidak perlu kembali ke pondok sampai dinyatakan sembuh oleh dokter,”

Lebih jauh Lora Ahmad Fadhoil menegaskan, bahwa selama di pondok pesantren, para santri harus mengikuti protokol kesehatan Covid-19 yang diatur pihak pesantren. Selain itu, pengasuh pondok pesantren KHR. Ahmad Azaim Ibrahimy, juga meminta para pedagang  dan tetangga yang beinteraksi dengan para santri, agar ikut bertanggung jawab menjaga kesehatan santri.

“Selama pandemi Covid wali santri diminta tidak menjenguk dulu putra-putrinya di pesantren. Untuk mengirim anaknya sudah dipersiapkan melalui rekening,” ujarnya.