Sempat Jadi DPO, Pelaku Penganiaya Seorang Tokoh Akhirnya Tertangkap

0
Bhasafm
TKP-Disini pelaku menganiaya seorang tokoh masyarakat karena sedang dalam keadaan mabuk (foto: Zaini Zain)

Situbondo- Tim Resmob Polres Situbondo menangkap Arifin, (34), pelaku penganiayaan terhadap Fathorrahman (54), seorang tokoh masyarakat asal Dusun Sekarputih, Desa Tribungan, Kecamatan Mangaran.

Arifin ditangkap Polisi di tempat persembunyiannya, di salah satu rumah temannya di kampung Pesisir, Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan, dini hari kemarin. Pria asal Kelurahan Dawuhan Kecamatan kota Situbondo, mengaku menganiaya korban karena dalam keadaan mabuk.

Dalam pengaruh minuman keras itulah tersangka menganiaya korban, saat bermaksud menanyakan alamat seseorang, di warung di Jalan Wijaya Kusuma. Usai menganiaya korban, tersangka kemudian melarikan diri. Sebelum ditangkap polisi, tersangka sempat kabur ke Gresik dan Surabaya.

BACA JUGA :  Operasi Zebra, Polisi Prioritas Tindak Anak di Bawah Umur Nekat Naik Motor

“Saya spontan melakukan penganiayaan, karena saya tersinggung korban menegur saya yang sedang mabuk,” kata Arifin saat diperiksa polisi.

Menurut Kasatreskrim Polres Situbondo, AKP Agus Widodo, pihaknya mengendus tersangka setelah sebelumnya menerima informasi dari masyarakat. Tersangka  yang sudah jadi DPO berhasil ditangkap tanpa perlawanan. “Tersangka kami tahan,” ujarnya sambil menggiring tersangka ke balik jeruji besi.