Senam Massal Jadi Kegiatan Rutin Warga Kampung Tangguh Desa Tenggir

0
Bhasafm
Kampung Tangguh-Warga di kampung tangguh Desa Tenggir mengikuti senam massal setiap hari untuk menjaga kebugaran tubuh (foto Ist)

Situbondo- Senam sehat jadi kegiatan rutin warga kampung tangguh Desa tenggir, Kecamatan Panji. Setiap pukul 10 pagi, warga sudah berkumpul mengikuti senam massal. Senam sehat ini dimotori Lukmal Al Habsi, warga setempat yang sebelumnya sempat di karantina di hotel Sidomuncul, namun dipulangkan karena hasilnya negatif.

Desa Tenggir dijadikan  kampung tangguh, menyusul adanya puluhan warganya terpapar virus Corona. Beberapa pasien positif di tempat ini meninggal dunia.

Menurut Lukman, kegiatan senam sehat itu awalnya hanya diikuti 10 orang. Setiap hari warga RT 1 RW 7   yang ikut senam terus bertambah hingga mencapai sekitar 50 orang.

“Alhamdulillah, warga mulai sadar akan pentingnya berolahraga. Jadi setiap hari mereka ikut senam di halaman rumah saya, ” kata Lukman, Selasa 9 Juni 2020

Lukman menambahkan, kegiatan senam sehat tersebut tak mengganggu aktifitas warga. Sebelum mengikuti senam, warga melakukan aktifitas seperti biasa. Mereka yang pergi ke sawah setiap jam 10 pulang untuk mengikuti senam.

BACA JUGA :  Polres Situbondo Siap Amankan Kampanye Paslon Dengan Penerapan Protokol Kesehatan Covid

Menurutnya, sebagian kalangan menganggap warga di Dusun Tenggir barat seolah menjadi tempat angker, karena banyak warga tepapar Covid-19. Padahal aktifitas warga tetap seperti biasa, hanya lebih memperketat menjalankan protokol kesehatan covid.

“Saya bersyukur kegiatan senam massal di tempat saya mendapat support berbagai kalangan, baik Satgas desa maupun Forkopimka. Tadi ada pak Kades dan Kepala Puskesmas Panjii datang kesini,”kata  Lukman

Lukman mengaku, Usai senam massal dilanjutkan sosialisasi, untuk mengingatkan warga mematuhi protokol kesehatan Covid, apalagi akan diberlakukannya New Normal.

“Karena kebetulan saya bekerja di Kantor Kecamatan Situbondo dan juga anggota Satgas, saya selalu disuruh ikut memberikan sosialisasi,” ujarnya.

Lukman menambahkan, warga selalu diingatkan agar mengenakan masker, jaga jarak aman serta menyediakan tempat cuci tangan di rumah mereka masing-masing.

“Kita juga mengingatkan agar warga tak pergi ke luar rumah jika tidak ada kepentingan mendesak,” pungkasnya.