Tetap Boleh Mencoblos, KPU Jamin Hak Suara Pesien Covid

0
Bhasafm
Pilkada Serentak (foto: Zaini Zain)

Situbondo- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Situbondo, memastikan hak suara pasien Covid-19 saat pencoblosan 9 Desember mendatang. KPU siap mendatangi pasien yang sedang menjalani perawatan kalau ingin menggunakan hak suara.

Menurut Ketua KPU Situbondo, Marwoto, pasien Covid tetap bisa menggunakan hak pilihnya, setelah mendapat persetujuan dari Pengawas TPS dan saksi pasangan calon.

“Kami sudah mengantipasi adanya pasien Covid ini sesuai PKPU (Peraturan Komisi Pemilihan Umum) Nomor 13 tahun 2020,” kata Marwoto, saat dihubungi melalui selulernya, Senin, 26 Oktober 2020

Marwoto menjelaskan, ada mekanisme tata cara pasien Covid-19 menggunakan hak pilihnya, yaitu mendapat persetujuan saksi dan pengawas TPS (PTPS). Kalau sudah mendapatkan persetujuan maka petugas KPPS akan mendatangi pasien menggunakan baju hazmat seperti yang biasa digunakan petugas medis.

Menurutnya, KPU akan memprioritaskan pasien Covid yang sudah masuk DPT (Daftar Pemilih Tetap). Untuk teknis pencoblosannya baru dilakukan mulai pukul 12.00 sampai 13.00 WIB.

BACA JUGA :  Mempererat Hubungan Batin Terhadap Guru Di Rumah

“Nanti teknisnya yang mendatangi pasien itu TPS terdekat. Misalnya ada pasien X berasal dari Kecamatan tertentu yang jaraknya jauh. Maka yang datang dari TPS terdekat dengan rumah sakit,” ujarnya

Marwoto mengaku pihaknya akan berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 untuk memastikan jumlah pasien menjelang pencoblosan. Hal itu untuk memudahkan petugas KPPS mendatangi pasien baik yang sedang isolasi mandiri maupun di rawat di rumah sakit.

Marwoto mengatakan, KPU akan bergerak atas rekomendasi Satgas  terkait penggunaan hak suara pasien Covid. Untuk pasien di rumah sakit, harus mendapatkan ijin dari pihak rumah sakit terlebih dahulu mengingat tak semua orang luar bisa diijinkan masuk ke ruangan pasien Covid-19.

“Untuk pasien di ruang isolasi kan tidak sembarangan bisa ditemui. Maka harus mendapat ijin dari rumah sakit,” sambungnya