Dua Anak Janda Miskin di Desa Jatisari Putus Sekolah

0
BhasaFM
rumah nenek Sur (Foto: Zaini Zain)

Situbondo– Ditengah gencarnya program pengentasan kemiskinan, ternyata masih saja ada anak putus sekolah. Di Dusun Krajan RT 002 RW 001, Desa Jatisari, Kecamatan Arjasa, dua anak seorang janda miskin putus sekolah.

Dua anak tersebut bernama Lusi, 7 tahun  dan kakaknya Haris 17 tahun. Dua anak janda miskin bernama Niwati, sebelumnya sekolah di SDN 1 Jatrisari. Haris berhenti sekolah saat masih duduk dibangku kelas V SD. Sedangkan adiknya Lusi, putus sekolah saat masih duduk di kelas 1.

Saat ini Haris memilih bekerja jadi buruh tani, untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup ibunya. Ironisnya, selama ini keluarga miskin tersebut tak pernah menerima  program pengentasan kemiskinan, seperti Kartu Indonesia Sehat (KIS), maupun Kartu Indonesia Pintar (KIP).

Niwati sendiri sudah menjada sejak empat tahun lalu. Dari pernikahannya tersebut wanita berusia 36 tahun itu memiliki tiga orang anak. Dua anaknya putus sekolah yaitu anak pertama dan anak nomor ketiga. Sedangkan anaknya yang nomor dua bernama Marvel, saat ini masih tetap bertahan sekolah duduk dibangku Kelas III SD setempat.

Niwati bersama tiga orang anaknya tinggal di rumah sangat sederhana beralaskan tanah. Tak hanya rumah Niwati, rumah ibu kandungnya bernama Bu Sur juga sangat memperihatinkan. Rumah nenek berusia 65 tahun itu lebih mirip kandang ternak dan sudah nyaris roboh.

Menurut Niwati, ibunya sudah menjanda selama 30 tahun. Selama ini kata Niwati, dirinya bersama ibunya bekerja jadi buruh tani. Jika tak ada pekerjaan, Niwati mengaku mencari sisa panen padi di sawah warga untuk menyambung hidup.

Sementara itu, Anik, salah seorang tetangga Niwati mengatakan, dua janda miskin selama ini tidak pernah menerima bantuan Pemerintah. Meski untuk makan saja sulit, namun mereka berdua tidak menerima bantuan Raskin.

Yang lebih tragis lagi kata Anik, dua anak mereka saat ini putus sekolah, karena tidak masuk penerima KIP, salah satu program unggulan Presiden Joko Widodo. Anik mengaku berterima kasih, karena Kepala Dinas Sosial Pemkab Situbondo, telah mengunjungi dua warga miskin itu setelah fotonya viral di media Sosial.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.