Baru Pulang Dari Malaysia, 15 Pekerja Asal Situbondo Langsung Dikarantina

0
bhasafm
Karantina-Petugas medis dan Satgas Covid-19 sedang mengechek para pekerja migran yang baru pulang dari Malaysia dan sedang menjalani karantina di hotel rengganis Situbondo, Selasa, 4 Mei 2021 (Foto: Zaini Zain)

Situbondo- Sebanyak 15 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) sudah tiba di Situbondo. Mereka yang baru pulang bekerja di Negeri Jiran Malaysia langsung dikarantina di dua lokasi berbeda, yaitu 10 pekerja menjalani karantina di hotel rengganis dan 5 pekerja di karantina di Kecamatan Kendit.

Para pekerja migran itu tiba di Situbondo dua kali tahapan, karena mereka harus lebih dulu menjalani karantina selama dua hari di Surabaya. Ketatnya pengawasan masuknya tenaga migran itu dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 varian baru.

Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja pada Kantor Disnakertrans Kabupaten Situbondo, Ahmad Zaini, mengatakan, kedatangan pekerja dari luar negeri ke Situbondo kemungkinan masih akan bertambah, karena sesuai informasi ada 14 ribu pekerja migran di Jawa Timur akan pulang dari Malaysia.

“Hari ini ada juga penerbangan. Kabarnya ada dua pekerja asal Situbondo akan pulang dari Malaysia. Kami masih menunggu kabar selanjutnya dari Pemrov Jatim,” katanya, Selasa, 4 Mei 2021.

BACA JUGA :  Sandiaga Uno Dukung Pengembangan Wisata Merak-Baluran dan Wisata Religi Sukorejo

Menurut Ahmad Zaini, sebanyak 15 pekerja yang baru datang dari Malaysia sebenarnya sudah dilakukan tes Swab di Malaysia dan tes Swab kedua setibanya di Bandara Juanda Surabaya. Mereka yang sudah tiba di Situbondo sudah dinyatakan negatif, namun harus tetap dikarantina lagi selama tiga hari sebelum pulang ke rumahnya masing-masing.

“Mereka sudah menjalani karantina dua hari di Surabaya dan harus menjalani karantina tiga hari di Situbondo. Para pekerja migran yang dipulangkan itu negatif makanya kami diminta menjemputnya,” terangnya

Ahmad Zaini menambahkan, para pekerja migran itu pulang dari Malaysia karena beberapa faktor, diantaranya karena sudah selesai kontrak kerjanya serta ada yang terkena deportasi Pemerintah Malaysia.

“Ada juga pekerja migran itu pulang karena disana (Malaysia) sudah tidak bekerja lagi,” ujarnya.

Reporter: Zaini Zain