Seorang Penyelam Meninggal Saat Evakuasi Perahu Karam

0
bhasafm
Suana di pelelangan ikan panarukan usai evakuasi 12 nelayan yang perhunya tenggelam di perairan selat Madura, Selasa, 6 April 2021 (Foto: Zaini Zain)

Situbondo- Nasib nahas menimpa Dedi, warga Desa Pasir Putih Kecamatan Bungatan. Penyelam berusia  38 tahun itu meninggal dunia saat ikut mengevakuasi perahu nelayan yang tenggelam di perairan Kalbut, Kecamatan Mangaran, Selasa kemarin.

Korban meninggal dunia dalam perjalanan ke Rumah Sakit Angkatan Laut Surabaya. Korban diduga mengalami diskompresi saat menyelam untuk mengevakuasi perahu yang karam dengan kedalaman 72 meter.

Seperti diketahui, perahu selerek “tunggal” asal Panarukan tenggelam saat melaut 6 April 2021 lalu, karena diduga kelebihan muatan tangkapan ikan. Sebanyak 12 orang nelayan selamat, namun perahu yang sarat muatan ikan tersebut karam di tengah laut.

BACA JUGA :  PMI Gelar Donor Darah Massal Sehabis Buka Puasa

Untuk mengevakuasi perahu yang karam ke darat, korban Dedi bersama bersama tiga orang temannya melakukan penyelaman. Nahas, saat bekerja itulah korban mendadak lemas karena diduga mengalami diskompresi . Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Abdoer Rahem Situbondo, sebelum akhirnya meninggal dalam perjalanan saat akan dirujuk ke Rumah Sakit AL di Surabaya.

Menurut KBO Satpolairud Polres Situbondo, Iptu Suwono, pihaknya sudah melakukan olah TKP setelah mendengar  adanya informasi penyelam meninggal dunia.

“Kami sudah meminta keterangan saksi-saksi terkait meninggalnya seorang penyelam tersebut. Dugaan sementara ada kesalahan prosedur keselamatan penyelaman,” terangnya kepada wartawan, Rabu, 14 April 2021

Reporter: Zaini Zain