Bupati Karna Suswandi Luncurkan Program Pelayanan Kesehatan Gratis Bagi Pasien Mata Katarak

0
72
bhasafm
Seorang pasien lanjut usia penderita mata katarak sedang menjalani sceenring di RSUD Besuki, Selas, 7 Juni 2022 (Foto oleh Zaini Zain)

Situbondo- Bupati Situbondo meluncurkan program Gerakan Situbondo Bebas Katarak atau Gebrak Bersinar di RSUD Besuki, Selasa kemarin. Pelayanan kesehatan gratis bagi penderita mata katarak ini disambut antusias ratusan warga Situbondo.

Ada 275 warga mengikuti program Gerakan Situbondo Bebas Katarak. Mereka yang mengalami penyakit mata katarak umumnya sudah lansia. Mereka mengaku sangat terbantu karena sudah  bertahun-tahun menderita penyakit mata katarak.

Menurut Bupati Karna Suswandi, para penderita yang mendaftar mengikuti program pengobatan katarak gratis dilakukan screening terlebih dahulu, untuk mendapatkan pengobatan lebih lanjut atau akan menjalani operasi.

“Hari ini di RSUD Besuki kita launching program pelayanan kesehatan Gerakan Situbondo Bebas Katarak. Harapannya, mereka yang selama ini mengalami kebutaan bisa melihat kembali. Makanya kita beri nama Gebrak Bersinar,” kata Bupati Situbondo, Karna Suswandi, Selasa, 7 Juni 2022.

Karna Suswandi menambahkan, semua warga penderita mata katarak bisa mengikuti program tersebut. Penjaringan melibatkan seluruh Puskesmas se Situbondo. Warga sudah terdaftar di Puskesmas juga diantar ke RSUD Besuki tanpa adanya pungutan biaya.

“Berdasarkan hasil screening ada sekitar 30 persen dari pasien dinyatakan sudah terlambat. Kita memang baru bisa mengadakan kegiatan seperti ini karena selama dua tahun terjadi pandemi Covid-19. Mudahan-mudahan mereka yang sudah terlambat masih bisa disembuhkan,” sambungnya.

BACA JUGA :  Digerebek Polisi Penjudi Sabung Ayam Semburat Kabur

Karna Suswandi menegaskan, bahwa pelayanan kesehatan bagi pasien mata katarak semuanya gratis. Ia meminta pasien melapor kalau ada oknum menarik biaya untuk pengobatan. Bagi pasien yang dilakukan operasi, juga akan tetap mendapatkan pendampingin perawatan hingga sembuh.

“Ini pelayanan gratis dengan berbagai kemudahan. Kalau ada yang dimintai uang untuk operasi katarak silakan laporkan ke saya,” ucap Karna

 

Menurutnya, Pemkab Situbondo konsisten menjalankan program operasi mata katarak gratis kepada warga. Ia mengaku sudah menanyakan langsung kepada pasien yang sedang menunggu screening  terkait pelayanan di masing-masing Puskesmas.

“Tadi dengar sendiri para pasien dan mereka mengaku merasa dibantu, karena mendapat pelayanan bagus sejak pendataan di Puskesmas,” terangnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Besuki, dr. Imam Hariyono mengatakan, kegiatan operasi mata katarak di pusatkan di RSUD Besuki, karena rumah sakit yang dipimpinnya itu memang telah memenuhi syarat.

Dijelaskan, pelayanan operasi mata katarak bekerja sama dengan Klinik mata Tritya Surabaya serta didukung 11 tenaga medis spesialis mata dengan berbagai keahlian. Para pasien yang sudah melakukan sreening akan dilakukan operasi 18-19 Juni mendatang.

“Setelah operasi pada 18-19 Juni mendatang, perawatan kepada pasien juga diberikan secara gratis hingga pasien benar-benar sembuh,” tuturnya.

Reporter: Zaini Zain