Home / Tokoh / Bupati Pantau Langsung Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah

Bupati Pantau Langsung Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah

bhasafm

Situbondo- Bupati Situbondo memantau pembelajaran tatap muka di sejumlah sekolah SMA dan SMK di Situbondo, Kamis kemarin. Bupati ingin memastikan bahwa pelaksanaan pembelajaran tatap muka di skeolah sudah sesuai protokol kesehatan.

Saat ini, Kabupaten Situbondo masuk zona kuning atau risiko rendah penyebaran Covid-19. Pembelajaran tatap muka di sekolah sudah diperbolehkan namun hanya tetap dibatasi 50 persen dari jumlah siswa.

Menurut Karna Suswandi, dirinya turun ke sekolah-sekolah untuk memastikan pembelajaran tatap muka sudah sesuai prokes. Meski Kabupaten Situbondo masuk zona kuning di Jawa Timur, masyarakat dihimbau tetap waspada dan disiplin prokes.

“Kami ingin memastikan proses pembelajaran tatap muka terbatas di sekolah berjalan dengan baik sesuai prokes. Kami di Forkopimda akan terus memantau pelaksanaan vaksin di sekolah,” katanya, saat ditemui berada di SMK 2 Situbondo, Kamis, 26 Agustus 2021.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah SMKN 2 Situbondo, Muhammad Taufik, mengatakan, pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas di sekolahnya baru 25 persen. Siswa yang tak mengikuti pembelajaran di sekolah akan mengikuti secara daring.

“Jadi tetap melakukan dua model pembelajaran daring (dalam jaringan) dan luring (luar jaring) yaitu 25 persen dari jumlah siswa,” ujarnya.

Taufik menambahkan, saat ini pihak sekolah fokus pada pembelajaran luring atau tatap muka. Oleh karena itu, pihak sekolah akan segera menuntaskan pelaksanaan vaksin bagi siswa. Dari 586 siswa SMKN2 Situbondo, baru sekitar 10 persen yang sudah selesai vaksin dosis I maupun dosis II.

“Untuk jumlah gurunya ada 46 orang dan semuanya sudah selesai divaksin. Kami akan fokus untuk menuntaskan vaksin bagi siswa,” terangnya.

Reporter: Zaini Zain

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses