29.5 C
Situbondo
Rabu, Oktober 5, 2022

Dilatih Jadi Eksportir, Pelaku UMKM Situbondo Diajari Merambah Pasar Global

Situbondo- Sebanyak 45 pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Mengah) Situbondo, dilatih menjadi eksportir. Mereka dilatih tidak hanya mengusai pasar lokal, melainkan merambah pasar gelobal melalui dunia digital.

Puluhan pelaku UMKM ini mengikuti pelatihan selama empat hari di destinasi wisata kampung Blelok, Desa Klatakan, Kecamatan kendir. Selain dilatih mencari buyer, pelaku UMKM juga dibekali cara memanfaatkan media sosial memasarkan produknya ke luar negeri.

“Pelatihan ini program kolaborasi yaitu Kemeterian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal  dan Transmigrasi, Kementerian Koperasi dan UMKM, serta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, didukung CSR Paiton Energi dan POMI,” kata Ranti Seta Ayu Pratiwi, panitia pelaksana yang juga pengelola destinasi wisat akampung Blekok, Minggu, 28 Agustus 2022

Staf Ahli Kemendes RI Bidang Hubungan Antar Lembaga, Syamsul Widodo, yang hadir langsung membuka acara  mengatakan, bahwa sejak dua tahun terakhir ini Kemendes melatih pelaku UMKM menjadi eksportir berbasis komoditas desa.  Selama ini, banyak sekali hasil komuditas desa terlihat kurang memiliki daya saing karena para pelaku UMKM tak memiliki akses pasar.

BACA JUGA :  Pemkab Anggarkan Rp 180 Juta Untuk Bantuan Alat Jemur Tembakau

“Disini kita merubah cara pelaku UMKM mengakses pasar. Terus terang ini ide lama dan tidak banyak yang melakukan. Kami sudah melakukan diklat semacam ini diberbagai dan berhasil,” katanya.

Menurut Syamsul Widodo, selama ini menjadi eksportir harus berskala besar. Padahal, dengan memanfaatkan teknologi informasi  para pelaku UMKM bisa menjadi eksportir dengan skala kecil. Ia mencontohkan pengrajin bunga hias di Kabupaten Kediri, yang setiap hari hanya mengirim 20 hingga 40 paket bunga  hias ke luar negeri, namun memiliki penghasilan Rp. 400 juta setiap bulannya.

BACA JUGA :  Operasi Zebra Gunakan Tilang Elektronik, Tujuh Pelanggaran Lalulintas Jadi Sasaran Operasi

“Selama ini kalau jadi eksportir harus satu kontainer.  Nah, sekarang kita menemukan konsepnya agar pelaku UMKM jadi eksportir tapi dengan skala kecil,” tuturnya.

Dijelaskan, pelatihan eksoprtir dipandu para ahli dan pelaku UMKM yang sudah berhasil menjadi eksportir. Selain dibekali materi, para peserta melakukan praktek langsung menjadi eksportir memanfaatkan teknologi informasi,

“Makanya, setiap peserta kami minta bawa laptop karena mereka praktek langsung  disini menjadi eksportir dengan tagline UMKM mendunia” pungkasnya

Reporter: Zaini Zain

Related Articles

KOMENTAR

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Stay Connected

22,309FansSuka
3,514PengikutMengikuti
20,100PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles