Dinas Perdagangan Dorong Pelaku IKM Masuk Pasar Online

0
150
bhasafm
Salah seorang pekerja Industri Kecil dan Menangah di Kecamatan Besuki sedang produksi makanan kue untuk persiapan lebaran (Foto: Zaini Zain)

Situbondo- Dinas Perdagangan dan Perindustrian Pemkab Situbondo, mencatat ada 14 ribu 149 industri di Situbondo. Dari jumlah industri tersebut mampu menyerap sebanyak 95 ribu 393 tenaga kerja.

Salah satu industri penyerap tenaga kerja adalah Industri Kecil dan Menengah. Jumlah industri rumahan di Situbondo cukup banyak mencapai sekitar 5. 248 unit usaha. Sayangnya, keberadaan IKM saat ini banyak yang kolap terkena dampak pandemi Covid-19.

Menurut Sekretaris Dinas Perdagangan dan Perindustrian Pemkab Situbondo, Yogie Krispian Sah, belakangan keberadaan IKM memang pasang surut karena dampak pandemi Covid-19.

“Ada beberapa yang dilakukan pemerintah agar pelaku IKM tetap bertahan salah satunya memberikan bantuan tunai baik dari Pemkab maupun dari pemerintah pusat,” katanya, Selasa, 4 Mei 2021.

Yogie menambahkan, selain bantuan uang tunai, pihaknya juga mendorong pelaku IKM untuk mulai memasarkan usahanya melalui online maupun masuk marketplace. Pemerintah membantu menggratiskan wifi IKM agar bisa menjual produknya secara online.

BACA JUGA :  Warga Mulai Resah Maraknya Pencurian, Semalam Lima Rumah Dibobol Kawanan Pencuri

“Itu salah satunya yang kita dorong agar para pelaku IKM menjual produknya dari offline ke online. Hanya dengan cara itu mereka bisa bertahan,” terangnya

Yogie mengatakan, memang masih ada beberapa kendala yang dihadapi pelaku IKM masuk pasar online, salah satunya terkait kemasan produk. Tahun ini, Dinas Perdagangan dan Perindustrian mulai melatih pelaku IKM agar bisa mengemas produknya dengan baik.

“Sebetulnya ada banyak IKM jenis makan sangat potensi di pasar online. Saat ini mereka perlu dilakukan pendampingan mengemas barang dagangannya agar menarik konsumen,” pungkasnya.

Reporter: Zaini Zain