Diserang Hama Wereng Petani Terancam Gagal Panen

0
113
bhasafm
Penyemprotan hama wereng coklat dilakukan serentak di Kecamatan Kapongan ( foto : Zaini Zain )

Situbondo-Sudah satu bulan ini hama wereng batang coklat menyerang tanaman padi  di Situbondo. Hama wereng ini termasuk jenis hama paling ganas karena menyerang batang tanam dan mengancam petani gagal panen.

Ironisnya, hama wereng sudah mulai menyerang lahan subur IP300 atau lahan sawah yang bisa menanam padi tiga kali dalam setahun. kawasan lumpung padi yang mulai terserang hama wereng tersebut seperti Kecamatan Kapongan, Mlandingan, Suboh dan Besuki.

Menurut Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikultura Pemkab Situbondo, Sentot Sugiyono, hama wereng ini termasuk yang paling ditakuti, karena bisa menyebabkan tanaman padi gosong. Kalau usia padi di bawah 55 hari terserang hama wereng, bisa menyebabkan tanaman  tidak berbunga. Sedangkan tanaman di atas usia 60 hari, bisa menyebabkan tanaman tidak akan berbuah sempurna.

“Kami harus edukasi petani, karena hama wereng ini tidak ada di daun tapi di batang. Banyak petani tidak tahu soal ini,” katanya ditemui di Kantor DPRD Situbondo, Kamis, 28 Januari 2021.

Sentot menambahkan, di musim penghujan seperti sekarang ini hama wereng akan berkembang sangat cepat. Membasmi hama wereng juga tidak mudah, karena harus dilakukan serentak di suatu kawasan. Kalau salah satu sawah saja disemprot pestisida, maka hama akan berpindah ke tanaman padi di sawah lainnya.

BACA JUGA :  Ratusan Anak Muda Situbondo Ikut Digital Entrepreneurship Academy

Menurutnya, pihaknya sudah melakukan gerakan di Kecamatan Kapongan, melakukan  penyemprotan serentak dibantu berbagai pihak termasuk Koramil dan Polsek. Penyemprotan hama wereng butuh alat mesin karena hama berada di batang tanaman.

“Tidak bisa dilakukan penyemprotan perorangan, tapi harus dilakukan serentak di satu kawasan,” ujarnya.

Sentot menjelaskan, di Kabupaten Situbondo ada 5000 hektar lahan IP300 yang merupakan lumpung padi. Sebagian lahan ini sudah terserang hama wereng mulai dari ringan sampai sedang. Hama wereng ini masih bisa diselamatkan, asalkan penyemprotannya dilakukan secara bersama-sama.

Oleh karena itu, Sentot meminta suport semua pihak untuk melakukan gerakan membasmi hama wereng. Saat ini, petugas pertanian sedang dilakukan pengawasan di lapangan, untuk memastikan penyebaran hama wereng terutama di lahan-lahan produktif IP300.

“Faktornya karena endimis dan tahun lalu sebagian juga diserang. Ini karena faktor alam dan petani tidak beralih tanaman. Bagi lahan yang sudah terserang kemungkinan besar bisa diselamatkan asalkan kompak melakukan gerakan pembasmian bersama,” pungkasnya.