Situbondo, bhasafm.co.id- Dua orang siswa SMK di Situbondo, meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di jalur pantura tepatnya di jalan raya Desa Bungatan, Kecamatan Bungatan, Kabupaten Situbondo.
Salah seoang saksi mata Harto mengatakan, dua orang siswa itu berboncengan dari arah Surabaya menuju Banyuwangi dengan kecepatan tinggi.
Saat di lokasi kejadian, motor yang dikendarai M Dhani (17) dengan membonceng Arven (16) menyalip kendaraan di depannya dengan tanpa memperhatikan kendaraan pikap dari arah berlawanan.
Akibatnya, tabrakan adu banteng tidak bisa dihindari. Motor yang dikendarai Dhani dan Arven menabrak pikap. Kondisi motor ringsek, termasuk mobil pikap bagian depan yang dikendarai oleh Jalil (29) warga Kabupaten Malang.
Dhani meninggal di tempat kejadian, sedangkan Arven meninggal dalam perjalanan ke RSUD dr. Abdoer Rahem, sementara sopir pikap selamat.
Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polres Situbondo, Ipda Hariyanto membenarkan kejadian itu. M Dhani adalah warga Desa Ketowan, Kecamatan Arjasa dan Arven warga Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan. Keduanya berboncengan dan mengalami kecelakaan lalu lintas di jalur pantura, bertabrakan dengan kendaraan pikap dari arah berlawanan.
Dhani mengalami pendarahan pada hidung, pendarahan pada telinga, luka robek di kepala kanan, patah tulang tertutup pada paha kanan. Sedangkan Arven mengalami luka robek di daun telinga kanan, pendarahan di mulut, dan patah tulang tertutup pada kaki kiri.









