Enam Siswa SD Terpapar Covid, SDN 3 Wonorejo di Lockdown

0
155
bhasafm
Gambar oleh Juraj Varga dari Pixabay

Situbondo- Satgas Covid-19 menutup proses belajar tatap muda di SDN 3 Wonorejo, Kecamatan Banyuputih, menyusual enam orang siswa di sekolah ini dinyatakan positif Covid-19. SDN 3 Wonorejo di lockdown  untuk mencegah penyebaran Covid-19 klaster dunia pendidikan kian meluas.

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemkab Situbondo, Siti Aisyah, mengatakan, aktivitas belajar mengajar di SDN 3 Wonorejo ditutup sejak 6 Februari hingga 14 hari kedepan. Untuk proses pembelajaran berikutnya akan di evaluasi setelah penutupan sementara berakhir.

“Pembelajaran ditutup untuk sementara. Selanjutnya Satgas akan mengevaluasi setelah dilakukan penutupan selama `14 hari,” terangnya, Selasa, 8 Februari 2022.

Menurut Siti Aisyah, ditemukannya penyebaran Covid di kalangan siswa SD bermula saat ada kegiatan vaksinasi. Saat dilakukan screening seorang siswa mengalami batuk dan pilek serta demam. Setelah dilakukan pemeriksaan di Puskesmas Banyuputih, siswa tersebut ternyata positif Covid-19.

BACA JUGA :  PCNU Situbondo Gelar Lomba Karya Ilmiah Bagi Akademisi dan Konten Videografi Bagi Generasi Millenial

Aisyah menambahkan, dari temuan kasus siswa ini Satgas kemudian melakukan tracing atau pelacakan kontak erat pasien. Berdasarkan hasil tes PCR ditemukan enam orang siswa  lainnya dinyatakan positif.

“Ada satu siswa dan guru juga dilakukan tes PCR, tapi hasilnya negatif,” terangnya.

Asiyah mengaku bahwa kegiatan belajar tatap muka di SD dan SMP yang lain tetap berlangsung. Hanya saja dilakukan pembatasan jumlah siswa yaitu 50 persen pembelajaran tatap muka. Selain itu, ia juga mengimbau pihak sekolah memperketat protokol kesehatan serta terus meningkatkan capaian vaksin anak usia 6 hingga 11 tahun,

“Ada pembatasan 50 persen belajar tatap muka dan 50 persennya dilakukan secara daring. Kami juga mengimbau pihak sekolah memperketat prokes untuk mencegah klaster pendidikan,” pungkasnya.

Reporter: Zaini Zain