Bupati Dadang Sebut Satgas Sudah Hampir Memotong Alur Penyebaran Virus Corona

0
Bhasafm
Bupati Situbondo Dadang Wigiarto didampingi Ketua Satgas Covid-19 Syaifullah usai meninjau dapur umum di Kantor Dinsos (foto: Zaini Zain)

Situbondo- Bupati Dadang Wigiarto menyebut Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Situbondo, telah bekerja keras mencegah penyebaran virus Corona. Saat ini Satgas bisa di bilang sudah hampir  memotong alur penyebaran virus Corona.

Penyebaran virus Corona menunjukan tren membaik dari hari kehari. Selain kerja keras Satgas dan petugas medis, masyarakat mulai sadar melakukan upaya pencegahan secara mandiri, mulai memperhatikan physical distancing hingga mengenakan masker di luar rumah.

Menurut Bupati Dadang Wigiarto, Satgas sudah optimal melakukan tracing atau pelacakan penderita di lapangan. Hingga kini warga Situbondo positif terpapar virus Corona masih berjumlah 11 orang.

Dadang mengaku, kalau pun ada penambahan jumlah positif beberapa hari kedepan, hal itu bukannya data baru melainkan sudah terdeteksi tim Satgas. Dadang menyebut ada potensi penularan klaster Surabaya di Situbondo.

Dadang menjelaskan, pegawai Kemenag yang terkonfirmasi positif Corona usai mengikuti acara di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, teridentifikasi melakukan rapat bersama pegawai lainnya di Kemenag Situbondo. Berdasarkan hasil rapid tes ada pegawai dinyatakan positif, namun untuk kepastiannya masih menunggu hasil laboratorium.

BACA JUGA :  Bawaslu Tertibkan Banner Paslon Bupati dan Wakil Bupati

Dadang berharap tidak akan ada penambahan jumlah positif. Namun kalau pun ada berarti berasal dari data Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang kini sudah terdeteksi Satgas.

Sementara itu, Data penyebaran terbaru virus Corona di Situbondo menyebutkan. Saat ini jumlah pasien positif masih 11 orang, enam orang sembuh, tiga orang isolasi mandiri serta dua orang dalam perawatan di RSUD Abdoer Rahem Situbondo.

Untuk jumlah PDP bertambah menjadi 26 orang, delapan orang rawat inap, tujuh orang sembuh serta 11 orang isolasi mandiri. Sedangkan jumlah ODP juga bertambah menjadi 283 orang, terdiri dari dua rawat inap, 52 isolasi mandiri serta 227 selesai pemantauan.