Satgas Petakan Lima Klaster Penularan Covid-19 di Situbondo

0
Bhasafm
Update data penyebaran Covid-19 di Situbondo tanggal 7 April 2020

Situbondo- Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid-19  Pemkab Situbondo, sudah membuat klaster penularan virus Corona di Situbondo. Sebagian besar pasien tertular saat melaksanakan ibadah umrah.

Berdasarkan hasil tracing atau pelacakan Satgas terhadap delapan pasien positif, ada lima klaster  penularan virus Corona di Situbondo, yaitu tertular saat umrah, tertular di Jakarta, Bali dan  Surabaya. Satu lagi yaitu klaster lokal disebabkan adanya kontak langsung pasien positif  dengan keluarga terdekat.

Ketua Satgas Covid-19 Situbondo, Syaifullah, untuk klaster terakhir di Surabaya merupakan petugas haji Kemenag Situbondo. Pasien tertular  saat mengikuti pelatihan di Asrama Haji Sukolilo Surabaya pertengahn Maret lalu. Saat ini kondisi pasien sudah membaik dan sedang menjalani perawatan di rumah sakit.

BACA JUGA :  Kapolres Minta Personil Linmas Patuh Protokol Kesehatan Covid Saat Mengamankan TPS

Syaifullah menjelaskan, Satgas telah melakukan tracing di lapangan. Semuanya sudah terpetakan secara berantai orang-orang yang berhubungan dengan pasien positif.  Bagi mereka yang masih kondisinya sehat diminta melakukan isolasi mandiri di rumah dan dalam pemantuan selama 14 hari.

Sementara itu, data terbaru release Satgas Covid-19 per 7 April 2020, saat ini tercatat pasien terkonfirmasi positif Corona tetap berjumlah delapan orang, terdiri dari lima pasien rawat inap, serta tiga pasien isolasi mandiri karena sudah dinyatakan sembuh dan pulang dari rumah skait rujukan.

Untuk jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) bertambah menjadi 19 orang. Rinciannya rawat inap sebanyak 16 orang,  dua orang isolasi mandiri serta satu pasien dinyatakan sembuh. Sedangkan jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) juga bertambah menjadi 211 orang,  yaitu tujuh orang rawat inap. 112 isolasi mandiri, serta selesai pemantuan sebanyak 92 orang.