Situbondo, bhasafm.co.id- Kecelakaan lalu lintas yang merenggut korban jiwa kembali terjadi di wilayah hukum Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Seorang pengendara sepeda motor berinisial HA (58), warga Desa Prajekan Kidul, Kecamatan Prajekan, Kabupaten Bondowoso, dilaporkan meninggal dunia usai terlibat insiden tabrakan dengan sebuah truk pada Senin (20/7/2026).
Kanit Gakkum Satlantas Polres Situbondo, Ipda Hariyanto, membenarkan terjadinya laka lantas maut tersebut. Korban yang mengendarai sepeda motor bernomor polisi P 5882 ZG mengembuskan napas terakhirnya saat berada dalam perjalanan menuju rumah sakit akibat luka parah yang diderita di sebagian besar tubuhnya.
Benturan keras di lokasi kejadian mengakibatkan kendaraan sepeda motor korban hancur tak berbentuk. Sementara itu, truk bernomor polisi P 9184 A yang dikemudikan oleh EP (39), warga Desa Kalibagor, Kecamatan Situbondo, mengalami kerusakan berat pada bagian bak depan sebelah kanan.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi, peristiwa bermula saat korban melaju dari arah utara menuju ke arah Bondowoso. Ketika melintas di lokasi kejadian, korban mencoba mendahului sebuah mobil pikap yang tengah berjalan di depannya.
Nahas, saat tengah mengambil haluan kanan untuk menyalip, korban diduga terkejut melihat truk melaju kencang dari arah berlawanan. Kondisi yang terlalu dekat membuat korban kehilangan kendali hingga terjatuh dari sepeda motornya dan seketika tertabrak truk yang melintas.
Ipda Hariyanto membeberkan dugaan sementara pemicu kecelakaan adalah akibat kurang hati-hatinya korban saat mengendarai kendaraan. Korban disinyalir tidak memperhatikan dengan cermat dinamika arus lalu lintas dari arah berlawanan sebelum memutuskan untuk mendahului kendaraan di depannya.
Menyikapi rentetan insiden kecelakaan lalu lintas di jalan raya, pihak Satlantas Polres Situbondo kembali mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh pengguna jalan. Pengendara diminta untuk selalu menjaga konsentrasi, mengurangi kecepatan, serta memastikan jarak aman dan ruang pandang yang cukup sebelum memutuskan menyalip kendaraan lain.









