Ganggu Pengendara, Anggota Polisi Siapkan “Senjata” Ketapel Usir Kera Liar Hutan Baluran

0
171
bhasafm
Seorang anggota Polsek Banyuputih gunakan ketapel mengusir kera liar di hutan Baluran (Foto: Zaini Zain)

Situbondo- Anggota Polisi kini memiliki tugas baru di perbatasan Situbondo-Banyuwangi, tepatnya di kawasan hutan Baluran, Kecamatan Banyuputih. Kali ini, tugas anggota polisi bukan melakukan penyekatan mudik lebaran, melainkan melakukan pengusiran kera liar yang turun ke jalan raya,

Anggota Polsek Banyuputih harus melakukan patroli rutin ke kawasan hutan Baluran, karena kebedaraan kera liar tersebut kerapkali mengganggu pengguna jalan. Tak hanya melakukan patroli, anggota polisi harus mempersiapkan “senjata’ ketapel untuk mengusir kera.

Dilaporkan, sudah ada dua orang perempuan terjatuh dari atas sepeda motornya, karena ketakutan dikejar kera.  Konon, kera-kera liar tersebut mengejar makanan dari pengendara yang kedapatan membawa barang bawaan. Disinyalir, kera hutan itu mulai kesulitan mencari makan di habitatnya.

Menurut Kapolsek Banyuputih, AKP Heru Purwanto, kera-kera liar dari hutan baluran kian banyak turun ke jalan raya mencari makanan. Kebiasaan pengendara melemparkan makanan, disinyalir jadi penyebab kera-kera itu berjejer di tepi jalan raya pantura Baluran.

BACA JUGA :  Diguyur Hujan, Tanah Longsor Mengenai Rumah Warga

Heru menambahkan, sebagian pengguna jalan merasa terganggu, karena mengaku dikejar kera liar yang sedang mencari makan. Setidaknya sudah ada dua pengendara terjatuh masuk jurang karena takut saat dikejar kera tersebut.

“Kami mendapat dumas (pengaduan masyarakat) terkait kera-kera liar itu. Saat ini kami dari Polsek Banyuputih harus rutin melakukan patroli untuk mengusir kera dari tepi jalan. Kami mengimbau bagi pengendara agar tak melemparkan makanan kepada kera di tepi jalan saat melintas,” ujarnya

Reporter: Zaini Zain