Gelar Aksi Solidaritas Puluhan Wartawan Situbondo Mengutuk Tindakan Oknum Pengawal Menteri KKP

0
66
bhasafm
SOLIDARITAS : Puluhan wartan menggelar aksi solidarits ke Mapolres Situbondo mengecam aksi kekerasan oleh oknum pengawal Menteri KKP saat kunjungan kerja ke Situbondo terhadap wartawan JTV ( foto : zaini zain )

Situbondo-Puluhan wartawan dari berbagai media menggelar aksi solidaritas, mengutuk tindakan arogan oknum pengawal Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono terhadap Andi Nurcholis, jurnalis JTV.

Para wartawan mendatangi Mapolres Situbondo, meminta aparat kepolisian memproses laporan dugaan kekerasan yang dilakukan oknum pengawal Menteri KKP, saat kunjungan kerja ke Dusun Gundil, Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, Selasa kemarin.

Selama menggelar aksi solidaritas, puluhan awak media itu juga menggelar orasi dan membentangkan poster berisi kecaman dan tuntutan, agar Presiden Joko Widodo mencopot Menteri KKP, Sakti Wahyu Trenggono.

Juru bicara wartawan, Zainal Aly Mustafa mengatakan, aksi solidaritas ini sebagai bentuk kecaman terhadap aksi tak terpuji pengawal Menteri Sakti Wahyu Trenggono. Sebelumnya, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), telah memberikan pendampingan terhadap jurnalis JTV Andi Nurcholis, untuk melaporkan tindakan kekerasan itu ke Mapolres.

“Karena kasus ini sudah dilaporkan maka kami minta aparat kepolisian memproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,”kata Zaenal Aly Mustafa, Rabu, 17 Maret 2021.

BACA JUGA :  Ratusan PKL dan Pemilik Warung Kecil Terima Bantuan Modal Rp. 1,2 Juta

Zainal menambahkan, selama melakukan peliputan kunjungan Menteri KKP, seluruh jurnalis sudah menaati ketentuan protokoler. Oleh karena itu, perlakuan kasar pengawal Menteri KKP dengan cara mendorong jurnalis JTV hingga terjadi kisruh saat melakukan peliputan, melanggar UU No 40 tahun 1999,  tentang kebebasan pers.

“Ini sudah termasuk menghalang-halangi jurnalis melakukan kerja jurnalistik. Karena itu, kami akan mengawal kasus ini agar tak ada lagi kasus kekerasan terhadap jurnalis,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Situbondo AKBP Achmad Imam Rifai, yang menemui langsung aksi wartawan mengaku, akan menindaklanjuti laporan dugaan kekerasan yang menimpa jurnalis JTV.

“Kami akan bekerja secara profesional dan akan melakukan penyelidikan terhadap terlapor yang mendorong wartawan sesuai laporan yang kami terima. Hargai proses ini, percayakan kepada kami,” tuturnya.

Reporter : Zaini Zain