Gelar Aksi Unjuk Rasa Sarbumusi Tuntut Gaji Buruh Sesuai UMK

0
174
BhasaFM
Orasi di perempatan kampu merah alun-alun Situbondo Sarbumusi Tuntut Gaji Buruh Sesuai UMK (foto: Zaini Zain)

Situbondo– Para buruh menggelar aksi unjuk rasa memperingati hari buruh, Rabu pagi kemarin.  Puluhan buruh yang tergabung dalam Sarikat Buruh Muslim Indonesia (Sarbumusi) Situbondo, menuntut agar para buruh digaji sesuai ketentuan UMK.

Sekitar 30 orang perwakilan buruh ini memulai aksinya dari Masjid Jami’ Al Abror. Sebelum berdemonstrasi para buruh ini menggelar do’a bersama di Masjid. Selanjutnya,mereka melakukan longmach dengan jalan mundur ke pendopo Kabupaten. Para buruh gagal bertemu Bupati Dadang Wigiarto karena sedang tidak ada di tempat.

Dari pendopo buruh melanjutkan aksinya ke perempatan lampu merah alun-alun Situbondo. Mereka berorasi menyuarakan nasib para buruh Situbondo, yang  masih belum mendapat hak-haknya sesuai ketentuan perundang-undangan.

BACA JUGA :  Jangan Coba-Coba Diselewengkan, Bung Karna Janji Pantau Langsung Penyaluran Pupuk Gratis

Juru bicara Sarbumusi, Luthfi Zainullah mengatakan, saat ini masih banyak perusahaan di Situbondo memberi gaji karyawannya di bawah ketentuan UMK.Padahal, keharusan membayar gaji sesuai UMK sudah ditetapkan Gubernur Jawa Timur serta diperkuat  dengan Peraturan Bupati.

Luthfi menilai Pemerintah masih lemah mengawasi perusahaan. Seharusnya Pemkab serius menginventarisir perusahaan mana saja yang mengabaikan ketentuan UMK.

Tidak hanya itu kata Luthfi, selain menuntut pembayaran upah sesuai UMK, para buruh juga meminta mendapatkan jaminan ketenagakerjaan sesuai ketentuan undang-undang, yaitu didaftar menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan.        

Lebih jauh Luthfi meminta perusahaan untuk tidak melarang karyawannya menjadi anggota sarikat. Pelarangan tersebut merupakan bentuk intimidasi dan melanggar hak-hak buruh untuk berserikat.