Gus Idris Klarifikasi di Mapolres Situbondo Terkait Konten Video Yang Dipotong Pemilik Akun FB Husain

0
104
bhasafm
Gus Idris (tengah) saat melakukan tabayun dengan Pengurus NU Situbondo terkait video viral yang dilaporkan GP Ansor (Foto oleh Zaini Zain)

Situbondo- Polres Situbondo meminta keterangan Gus Idris asal Malang, untuk mengungkap pemosting video viral diduga mengandung ajaran sesat dan sempat menghebohkan warga masyarakat Situbondo. Gus Idris tidak datang sendirian melaikan bersama crew Gus Idris official.

Gus Idris merupakan pembuat konten video yang diambil oleh pemilik akun facebook bernama Husain. Oleh pemosting video tersebut dipotong dan diberi judul “Gempar, datangi ajaran sesat kiai Syarif Situbondo”. Potongan video tersebut menyulut kontroversi kemudian dilaporkan GP Ansor Situbondo ke Mapolres Situbondo.

“Benar, yang bersangkutan dimintai klarifikasi terkait beredarnya video berjudul “G3MP4R…D4TANG1 4J4R4N S3S4T KY4I SY4R1F S1TUBONDO” karena video yang di posting pemilik akun FB itu di donwload dari Youtuber Gus Idris official,” ujar Kapolres Situbondo, AKBP Andi Sinjaya, Minggu, 17 April 2022.

Kapores Situbondo AKBP Andi Sinjaya mengatakan, selama pemeriksaan di Mapolres,  Gus Idris menjelaskan bahwa konten asli video tersebut sebenarnya bertujuan mengedukasi masyarakat. Konten video asli berdurasi 38 menit itu bermaksud mengajarkan kepada masyarakat agar tidak terjebak ajaran sesat. Di dalam konten video tersebut memang diperankan tokoh bernama “Kyai Syarif”.

Menurut Kapolres, Gus Idris menjelaskan bahwa video tersebut telah di edit atau di potong  pihak lain. Selanjutnya, video ditambah tulisan Situbondo kemudian diposting pemilik akun Facebook Hussain sehingga menimbulkan keresahan di masyarakat Situbondo.

“Gus Idris hadir bersama timnya telah memberikan keterangan terkait video yang tersebar sudah diedit oleh pihak lain dan ditambahkan tulisan Situbondo kemudian diposting oleh akun Facebook Hussain sehingga menimbulkan keresahan di masyarakat Situbondo” terangnya.

BACA JUGA :  Operasi Zebra Gunakan Tilang Elektronik, Tujuh Pelanggaran Lalulintas Jadi Sasaran Operasi

Usai memberikan klarifikasi di Mapolres, Gus Idris bersama crew kemudian melanjutkan klarifikasi di Kantor PC NU Situbondo. Pertemuan yang di fasilitasi Kapolres AKBP Andi Sinjaya itu dihadiri Rois Syuriah PCNU Situbondo, KH. Zaenul Mu’in dan Wakil Rois Syuriah PCNU Situbondo KH. Jaiz Badri Masduki. Selain itu, hadir juga Ketua PCNU Situbondo KH. Muhyidin Khotib dan Ketua GP Ansor Situbondo Yogie Kripsiansyah.

Saat memberikan tabayun kepada PC NU Situbondo, Gus Idris menyampaikan misinya melakukan dakwah melalui media sosial. Semua konten di kanal Youtube miliknya berisi syiar agama, termasuk konten yang belakangan menghebohkan warga Situbondo. Hal itu terjadi karena video dipotong dan diunggah pihak lain melalui facebook. Gus Idris menyampaikan permintaan maaf secara langsung maupun secara tertulis kepada para Kiai, tokoh NU dan seluruh warga Nahdliyin di Situbondo.

Sementara itu, Ketua Rois Syuriah PCNU Situbondo, KH. Zaenul Mu’in meminta agar Gus Idris tidak ceroboh membuat konten syiar agama di sosial media. Pembuatan konten harus memperhatian norma syari’at bukan sekedar mencari popularitas,

Menurut KH. Zaenul Mu’in, membuat konten syiar agama harus menggunakan tema atau sajian yang bermanfaat. Jangan sampai malah membuat video yang mengundang kontroversi, karena akan sangat fatal kalau disalahgunakan oknum tak bertanggungjawab.

“Apabila membuat konten video syiar agama atau edukasi untuk masyarakat jangan ceroboh dan harus cermat serta memahami norma-norma agama secara benar jangan hanya mementingkan untuk popularitas,” tegas KH. Zaenul Mu’in.

Reporter: Zaini Zain