Hadiri Acara Peluncuran Pujasera Desa Kalimas, Bupati Situbondo Janjikan Dana Insentif Bagi Desa Berprestasi

0
52
bhasafm
Bupati Situbondo, Karna Suswandi, berdialog dengan pedagang pujasera di pasar Seninan, Desa Kalimas Besuki, Rabu, 7 April 2021 (Foto: Zaini Zain)

Situbondo- Bupati Situbondo Karna Suswandi, berjanji memberikan Dana Insentif Desa,  bagi Desa yang terus berinovasi memberikan pelayanan kepada masyarakat. Pernyataan ini disampaikan saat menghadiri peluncuran pujasera Desa Kalimas, Kecamatan Besuki, Rabu kemarin.

Bupati yang akrab dipanggil Bung Karna itu mengatakan, sejak 2022 Pemkab akan menganggarkan Bantuan Khusus Keuangan Desa (BKKD) dan Dana Insentif Desa bagi desa berprestasi. Ia mengaku sangat mengapresiasi terobosan yang dilakukan Pemeritah Desa Kalimas. Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), telah mendorong warganya berwirausaha.

“Saya sangat mengepresiasi pujasera ini. Pemdes Kalimas tidak hanya mendorong warganya berproduksi melainkan membuka pasar bagi pelaku UMKM melalui pujasera ini,” terangnya,  ditemui di lokasi pujasera di pasar hewan seninan, Desa Kalimas Besuki, Rabu, 7 April 2021.

Menurut Bung Karna, terobosan Pemdes Kalimas sangat membantu pemulihan ekonomi di masa pandemi. Kalau program pujasera terus dipertahankan atau bahkan dikembangkan, maka beberapa tahun kedepan akan mendorong lahirnya wirausaha baru sukses, sekaligus menjadikan desa Kalimas sebagai desa maju bahkan desa mandiri.

‘Keberadaan pujasera sebagai tempat pemasaran produk UMKM disambut baik oleh masyarakat yang mau berusaha, dan mau berwirausaha baru,” katanya.

BACA JUGA :  Sehari Terjadi Lonjakan 39 Pasien Covid-19 di Situbondo, Satgas Tambah Tempat Tidur Ruang ICU

Tidak hanya itu, Bung Karna juga menyempatkan diri melihat langsung dagangan di pujasera desa Kalimas. Bupati juga berdialog dengan pelaku UMKM terkait produk dagangannya. Ada beberapa produk rumahan di pujasera Kalimas ternyata sudah laris terjual di luar kota seperti Probolinggo dan Bondowoso.

“Kapan-kapan saya akan lihat usahanya. Kalau nanti perlu modal bilang ke saya. Pemkab sudah menyiapkan skema permodalan bagi pelaku UMKM, Tapi kalau dapat bantuan modal jangan dibelikan motor,” ujarnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Desa Kalimas, Samuri, mengatakan, bahwa terbentuknya pujasera merupakan inisiatif pemerintah desa setelah mendengarkan aspirasi warganya. Banyak pelaku usaha rumahan kesulitan memasarkan produknya. Ia juga menceritakan kendala utama mengembangkan UMKM di Desanya minimnya bantuan permodalan. Oleh karena itu, Samura meminta bantuan Pemkab mencarikan bantuan modal usaha bagi pelaku UMKM di desanya.

“Kami konsultasi ke Camat dan meminta ijin ke Kepala Dinas Peternakan untuk menempati pasar hewan Seninan menjadi tempat pujasera,” ujarnya

Reporter: Zaini Zain