Hanya 11 Dari 115 Desa di Situbondo Gunakan Sistem Pemilihan E-Voting

0
279
BhasaFM
Kabid Pemerintahan Desa Pemkab Situbondo Yogie Kripsian Sah (foto: Zaini Zain)

Situbondo- Tidak semua Pemilihan Kepala Desa di Situbondo menggunakan e-voting. Pemilihan berbasis elektronik itu hanya di lakukan di 11 desa. Sedangkan 111 desa lainnya tetap menggunakan surat suara.

Sebanyak 11 desa yang akan melangsungkan Pilkades e- voting, yaitu di Desa Talkandang, Kecamatan Situbondo, Desa Kayu Putih, Kecamatan Panji, serta lima desa di Kecamatan Kendit,  masing-masing Desa Klatakan, Desa Bugeman, Desa Rajekwesi, Desa Balung dan Desa Kukusan. Empat desa lainnya di Kecamatan Arjasa, yaitu Desa Bugeman, Desa Ketowan, Desa Kedungdowo dan Desa Lamongan.

Menurut Kabid Bina Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Situbondo, Yogie Kripsian Sah, Pilkades serentak akan berlangsung Oktober mendatang. Saat ini baru 11 dari 115 desa akan melangsung Pilkades e-voting karena terbatasnya fasilitas. Sedangkan 111 desa tetap memilih gambar menggunakan surat suara.

Yogie menambahkan, persiapan pesta demokrasi di tingkat desa sudah dimulai. Saat ini sudah 88 desa terbentuk kepanitiaan Pilkades. Sedangkan pembentukan panitia di 27 desa tersisa akan rampung bulan depan.

BACA JUGA :  PABD 2021 Sudah Rampung, Wakil Ketua DPRD Situbondo Minta Pimpinan OPD Segera Action

Yogie menjelaskan, memang tak semua desa yang akan melangsung Pilkades sudah bisa membentuk panitia. 88 desa yang sudah selesai membentuk panitia adalah desa yang masa jabatan kepala desanya akan berakhir Oktober mendatang.

Menurutnya, bagi kepala desa yang masa jabatannya berakhir Desember mendatang belum diperkenankan membentuk panitia. Sesuai Peraturan Bupati (Pebup), bahwa Badan Permusyawaratan Desa (BPD) harus mengirimkan surat pemberitahuan masa jabatan kepada desa enam bulan sebelum berakhirnya masa jabatan. Selanjutnya,  sepuluh hari setelah pemberitahuan tersebut BPD diminta membentuk panitia Pilkades.

Oleh karena itu kata Yogie, 27 desa yang belum membentuk panitia Pilkades tersebut, termasuk Kades yang masa jabatannya berakhir Desember. Yogie mengaku, tahapan Pilkades baru akan dimulai setelah semua desa selesai membentuk panitia.

Lebih jauh Yogie memastikan, pelaksanaan Pilkades serentak akan berlangsung Oktober mendatang. Penetapan tanggal  pelaksanaan Pilkades akan menunggu pengesahan Bupati Dadang Wigiarto.