Merasa Namanya Dicemarkan, Direktur LSM Peka Polisikan Oknum “Jurnalis” Media Online

0

Situbondo- Seorang pria berinisial DA dilaporkan ke Mapolres Situbondo. Pria yang disebut-sebut sebagai oknum jurnalis salah satu media online, dilaporkan karena telah mencatut nama narasumber tanpa konfirmasi.

Pelapornya Direktur LSM Pejuang Keadilan (Peka) bernama Sayuti, warga Desa Trebungan, Kecamatan Mangaran. Sayuti bersama kuasa hukumnya Sayonara, mengaku terpaksa melaporkan ke polisi, karena oknum jurnalis berinisial DA tersebut menulis berita terkesan tendensius.

Menurut kuasa hukum Sayuti, Sayonara, pihaknya melaporkan DA dengan tuduhan pencemaran nama baik, serta melanggar Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik.  Penulisan berita melalui online tertanggal 27 Januari lalu sama sekali tidak benar.

Sayonara mengaku, kliennya merasa dirugikan atas pemberitaan di media online tersebut. Selain menulis berita tanpa konfirmasi, kliennya disebut melindungi pembangunan tambak di Desa Gelung, Kecamatan Panarukan.

Sementara itu, Sayuti mengaku melapor polisi, karena nama baiknya telah dicemarkan melalui pemberitaan di media online tersebut. Sayuti mengaku tak terima dirinya disebut telah membekengi kegiatan pembuatan tambak. Ironinya kata Sayuti, di dalam peberitaan tersebut seolah-olah ada kutipan wawancara, padahal  dirinya tak pernah dimintai wawancara.

Sayuti mengaku sudah mengechek situs resmi dewan pers, dan tidak menemukan nama DA terdaftar wartawan bersertifikat. Oleh karena itu, Sayuti menduga DA tidak memiliki sertifikat wartawan dari dewan pers, melalui program Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

Sementara itu, Kasubag Humas Polres Situbondo, Iptu Nanang Priambodo, mengaku sudah menerima laporan Direktur LSM Peka. Menurut Nanang, untuk menindak lanjuti laporan korban, penyidik Reskrim akan meminta keterangan sakai-saksi terlebih dahulu.

KOMENTAR ANDA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.