Polres Situbondo Amankan Tersangka Duel Maut di Rumah Sakit

0
BhasaFM
Suhari mendapatkan pengamanan aparat kepolisian selama menjalani pengobatan medis (foto: Zaini Zain)

Situbondo- Polres Situbondo menetapkan Suhari menjadi tersangka duel maut, yang menyebabkan  Nur Hasan alias Pak Dayat meninggal dunia, terkena sabetan senjata tajam di bagian lehernya.

Saat ini, pria berusia 50 tahun asal Dusun Rajurejo, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, masih dalam pengamanan Polres Situbondo di Rumah Sakit Umum Daerah Abdoer Rahem Situbondo.

Selama proses pengobatan medis di rumah sakit, Suhari yang mengalami luka bacok di bagian dada, mendapat pengamanan anggota Polisi. Suhari menderita luka cukup parah hingga harus mendapatkan 35 jahitan.

Menurut Kasat Reskrim Polres Situbondo, AKP Masykur, tim identifikasi Satreskrim sudah melakukan identifikasi di lokasi. Dari lokasi pihaknya telah diamankan beberapa barang bukti, diantaranya dua senjata tajam yang dipergunakan keduanya berkelahi.

Masykur menambahkan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, carok maut dua petani yang masih bertetangga itu terjadi secara spontan, saat keduanya bertemu di ladang. Masykur mengaku, tersangka akan dijerat pasal 351 ayat 3 KUHP yaitu penganiayaan berat menyebabkan korban meninggal dunia, juncto pasal 338 KUHP tentang pembunuhan.

Seperti diketahui. Suhari dan Nur Hasan alias Pak Dayat terlibat perkelahian berdarah, karena dipicu rebutan rumput gajah saat bertemu di ladang, Rabu Sore kemarin. Karena sama-sama menggunakan senjata tajam, keduanya sama-sama terluka.

Suhari terluka di bagian dada, sedangkan Nur Hasan terluka di bagian leher. Nur Hasan meninggal dunia, setelah sempat di larikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Asembagus. Sedangkan Suhari sempat di rawat di Puskesmas Banyuputih kemudian di rujuk ke RSUD Abdoer Rahem Situbondo.